Seorang warga bernama Engkos mengalami luka di bagian kaki akibat terkena serpihan benda tajam saat membersihkan material tanah longsor yang menerjang Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Rabu (15/4/2026) petang.
Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di halaman rumah warga runtuh. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, longsor memiliki dimensi panjang 7 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 3,5 meter.
Dilansir dari Detikcom, insiden yang menimpa korban terjadi ketika proses pembersihan sisa material bangunan dan tanah sedang berlangsung. Akibat luka tersebut, korban memerlukan perawatan medis pada telapak kaki kirinya.
"Korban luka pada bagian telapak kaki sebelah kiri menginjak serpihan benda tajam pada saat membersihkan material longsoran," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Kamis (16/4/2026).
Selain menimbulkan korban luka, pergeseran tanah ini juga mengancam keberadaan satu unit bangunan rumah yang dihuni oleh satu keluarga berjumlah empat jiwa. Meski berada dalam posisi rawan, para penghuni saat ini masih memilih untuk menempati rumah tersebut sembari melakukan pembersihan.
Upaya evakuasi material longsor dilakukan secara gotong-royong oleh pemilik rumah bersama warga setempat sejak kejadian berlangsung. Pihak BPBD menekankan perlunya penanganan teknis lebih lanjut dari instansi terkait guna mencegah kerusakan yang lebih luas pada pondasi rumah warga.
Kondisi terakhir di lokasi menunjukkan proses pembersihan masih terus dilakukan oleh warga sekitar. Cuaca di wilayah Sukamakmur dilaporkan masih berpotensi mengalami hujan susulan yang dapat memicu pergerakan tanah kembali.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·