ARTICLE AD BOX
Penyanyi pemenang penghargaan Grammy, Tems, baru-baru ini mengungkapkan dampak transformatif karier musiknya terhadap kehidupan pribadinya. Ia secara khusus menyoroti bagaimana musik membantunya mengatasi sifat hiper-independen dan lebih berani menunjukkan sisi rentan pada Sabtu (12/4/2026), seperti dilansir dari news.ssbcrack.com.
Tems merefleksikan masa lalunya, mengakui bahwa sebelum dikenal sebagai musisi profesional, ia sering menjauhkan diri dari orang lain. Hal ini disebabkan oleh sifat mandirinya yang kuat, yang menurutnya menghalangi dirinya untuk menjalin hubungan yang lebih dalam.
Namun, perjalanannya di industri musik menjadi sebuah pencerahan baginya. Pengalaman ini memaksanya untuk tumbuh dan meninggalkan kebiasaan yang selama ini menghambat.
"Menjadi seorang seniman telah mengubah hidup saya," kata Tems. "Banyak orang yang mengenal saya. Itu membuat saya tumbuh, saya harus menghilangkan banyak kebiasaan yang menahan saya—salah satunya adalah sifat hiper-independen saya dan kebiasaan mendorong orang lain pergi."
Melalui pengalaman bermusiknya, Tems mulai menyadari pentingnya membuka diri terhadap cinta dan koneksi emosional. Ia kini memahami pentingnya untuk menerima cinta dan menjadi bebas dalam memberi dan menerima.
"Saya kini telah belajar untuk merangkul cinta, hanya membuka diri, dan bebas untuk memberi cinta serta menjadi rentan tanpa merasa aneh," ujarnya. Evolusi ini tidak hanya menyoroti pertumbuhan pribadinya tetapi juga resonansi emosional mendalam yang terkandung dalam musiknya.
Sejak memulai kariernya pada tahun 2018 dengan singel debut "Mr Rebel", Tems telah meraih kesuksesan luar biasa. Kolaborasinya dengan Wizkid pada lagu hit "Essence" tahun 2020 menjadi titik balik yang signifikan, mengangkat namanya ke panggung internasional.
Sejak itu, Tems telah bekerja sama dengan artis-artis ternama seperti Drake, Beyoncé, dan Justin Bieber, serta berhasil meraih dua penghargaan Grammy Awards. Ia juga merupakan artis Nigeria pertama yang melampaui 40 juta streaming bulanan di Spotify, sebuah bukti popularitasnya yang luas.
Refleksi jujur Tems tentang perjalanannya memberikan wawasan tidak hanya tentang kehidupan profesionalnya, tetapi juga transformasi pribadi yang menyertai ekspresi artistik. Kemampuannya untuk terhubung dengan orang lain dan merangkul vulnerabilitas menunjukkan bagaimana seni dapat menginspirasi pertumbuhan dan penyembuhan diri.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·