ARTICLE AD BOX
Band rock indie legendaris The Strokes telah mengonfirmasi perilisan album baru mereka yang berjudul “Reality Awaits” pada musim panas 2026. Pengumuman ini disampaikan melalui sebuah klip video singkat di media sosial pada Selasa (6/4/2026) ET, mengakhiri spekulasi panjang para penggemar sejak album terakhir mereka di tahun 2020.
Klip tersebut menampilkan mobil Nissan 300ZX era 1980-an dengan tulisan provokatif, “In the flesh, it’s even sexier,” sebelum mengungkap judul album. Perilisan ini menjadi penanda kembalinya band asal New York tersebut setelah enam tahun absen dari panggung rekaman.
Sejak album “The New Abnormal” pada 2020, The Strokes telah membangun antisipasi penggemar dengan informasi yang tersebar. Pada 2023, gitaris Albert Hammond Jr. mengonfirmasi bahwa band ini telah melakukan sesi rekaman dengan produser Rick Rubin di Kosta Rika.
Kabar tersebut menyusul pernyataan Rick Rubin di acara The Joe Rogan Experience pada 2022. Hammond Jr. saat itu menyebut ada "banyak rekaman" yang telah dibuat, namun menekankan ketidakpastian tanggal rilis yang bisa memakan waktu "satu atau dua tahun."
Vokalis Julian Casablancas juga sempat menanggapi spekulasi di Instagram, mengakui bahwa band sedang bekerja sama lagi. Namun, ia memperingatkan bahwa materi baru masih jauh dari tahap perilisan. Keheningan band setelah komentar-komentar tersebut membuat penggemar harus mengumpulkan informasi dari pernyataan-pernyataan terpisah dan penampakan di studio.
Kini, keheningan tersebut telah digantikan oleh sinyal yang lebih jelas. Pengumuman “Reality Awaits” ini bertepatan dengan jadwal festival The Strokes yang padat, termasuk Coachella bulan ini, Outside Lands, Just Like Heaven, dan Summer Sonic di Jepang.
Jadwal ini memberikan platform langsung bagi album baru dan menempatkan klip teaser dalam sebuah kampanye promosi yang lebih luas. Bagi band, waktu perilisan ini membangun momentum sebelum penampilan mereka, sementara bagi penggemar, ini menjawab pertanyaan tentang rilis album sekaligus memunculkan pertanyaan baru tentang seberapa banyak era baru ini akan terungkap sebelum musim panas tiba.
Pendekatan The Strokes yang minimalis dalam pengumuman ini justru menciptakan daya tarik tersendiri. Mereka mengonfirmasi cukup informasi untuk memuaskan penggemar, namun tetap menyisakan misteri untuk menjaga cerita tetap hidup dalam beberapa bulan mendatang.
Di tengah kegembiraan akan album baru The Strokes, beberapa musisi lain juga merilis karya-karya menarik pada pekan ini. The Strokes sendiri merilis single "Going Shopping" pada 10 April 2026 sebagai lagu utama dari album baru tersebut.
Lagu ini menonjolkan gaya indie rock kinetik dengan gitar yang lincah dan vokal Auto-Tuned Julian Casablancas yang terasa natural, bukan sekadar gimmick. "Going Shopping" mengeksplorasi ketegangan antara pelarian dan keterikatan, konsumerisme, identitas, serta ketakutan akan hidup yang tidak selalu sesuai pilihan.
Sabrina Carpenter dengan "House Tour," Holly Humberstone dengan album "Cruel World," serta Luke Beling dengan "Just Like Your Mama" juga mencuri perhatian. Album "Cruel World" Holly Humberstone, dirilis sebagai tindak lanjut dari "Paint My Bedroom Black," memperluas cakrawala musiknya dengan narasi yang intim dan produksi sinematik.
Luke Beling merilis "Just Like Your Mama" pada 27 Februari 2026 melalui MDDN Records. Lagu ini menyajikan balada folk yang menyentuh, menceritakan realitas di mana identitas direduksi menjadi persepsi, terutama bagi imigran. Beling, yang berasal dari Afrika Selatan dan kini tinggal di Hawaii, menulis lagu ini berdasarkan pengalaman pribadinya sebagai imigran di AS.
Sementara itu, Will Foulke meluncurkan album ketiganya, "Let’s Try Again," sebuah eksplorasi rock, pop, dan blues berdurasi 40 menit. Luc Letourneau merilis album debutnya "Next Life / One More Day Like This," memadukan Americana dengan energi indie rock. Fantastic Cat juga merilis album studio ketiganya, "Cat Out of Hell," pada 10 April 2026 yang diwarnai semangat folk rock.
Brian Jaims dengan "Listerine (spit me out)," The Moss dengan "Your Way," dan duo hip-hop RJD2 & Supastition dengan "Machines Like Us" turut meramaikan daftar rilis terbaru. Royel Otis menawarkan "Sweet Hallelujah," sebuah lagu indie pop melankolis tentang cinta dan perpisahan.
EVRO merilis "House in the Hills" pada 27 Februari 2026 sebagai bagian dari EP "Romance In Saturn’s Return," mengeksplorasi kesuksesan yang kadang disertai kekosongan. Billy Peake juga meluncurkan debut solonya, "Manic Waves," sementara Max Nemo mengeluarkan album debutnya, "Nexus," sebuah karya sinematik yang memadukan keintiman dan skala besar.
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·