Tiga Terdakwa Korupsi Sritex Divonis Bebas oleh Pengadilan Tipikor

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis bebas terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit untuk PT Sritex pada Kamis (7/5/2026). Keputusan ini diambil setelah para terdakwa dinilai tidak terbukti melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara.

Para terdakwa yang dinyatakan bebas terdiri dari mantan petinggi dua bank daerah, yakni Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) serta Bank Jateng. Berdasarkan laporan Antara, perkara ini sebelumnya menyeret nama-nama besar di sektor perbankan atas tuduhan penyaluran kredit yang bermasalah kepada perusahaan tekstil tersebut.

Dicky Syahbandinata, yang menjabat sebagai mantan Kepala Divisi Korporasi dan Komersial BJB, merupakan salah satu terdakwa yang menerima putusan bebas. Sebelumnya, Dicky didakwa terlibat dalam pemberian fasilitas kredit kepada PT Sritex yang dituding melanggar prosedur perbankan.

Langkah hukum serupa juga dialami oleh Yuddy Renaldi yang merupakan mantan Direktur Utama Bank BJB. Yuddy sebelumnya menghadapi dakwaan terkait kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp670 miliar akibat fasilitas kredit yang diberikan kepada perusahaan yang sama.

Selain pihak dari Bank BJB, Pengadilan Tipikor Semarang juga membebaskan mantan Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno. Dalam persidangan, Supriyatno lepas dari tuduhan korupsi pemberian kredit Sritex yang diprediksi sempat merugikan bank milik pemerintah daerah tersebut sekitar Rp502 miliar.

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga tengah mendalami aliran uang dalam kasus korupsi berbeda di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Lembaga antirasuah tersebut melakukan pemeriksaan terhadap seorang pegawai berinisial ARR pada Rabu (6/5/2026) guna mengusut keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, penanganan hukum di wilayah Sumatera Selatan juga mencatatkan insiden kecelakaan maut di Musi Rawas Utara. Rumah Sakit Bhayangkara Palembang dilaporkan telah menerima 16 jenazah korban kecelakaan tersebut untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis.