Tim Jatanras Polda Jateng Buru Tersangka Pencabulan Ponpes di Pati yang Kabur

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. Foto: I.C. Senjaya/ANTARA

Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) ikut memburu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Asyhari, yang diduga kabur ke luar Jawa Tengah.

Asyhari merupakan tersangka pelecehan seksual terhadap sejumlah santriwati.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan tersangka Ashari diduga melarikan di ke luar wilayah Jawa Tengah. Ia juga ia mangkir dari pemeriksaan polisi.

"Penyidik kemudian melakukan pendalaman terhadap pihak keluarga terkait keberadaan tersangka. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan tidak berada di tempat dan diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah," ujar Artanto kepada wartawan, Rabu (6/5).

instagram embed

Ia menjelaskan, Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat PPA-PPO Polda Jawa Tengah ikut membantu proses penyidikan yang dilakukan Polresta Pati terkait kasus tersebut.

"Tim Jatanras (Subdit Kejahatan dengan Kekerasan) Polda Jawa Tengah ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku," tegas dia.

Ia juga menegaskan, jika tersangka berhasil ditemukan, maka akan langsung melakukan penangkapan dan penahanan.

"Saat ini masih dalam pengejaran. Jika ditemukan, langsung ditangkap. Semoga pengejaran ini dapat membuahkan hasil dan yang bersangkutan segera tertangkap," kata Artanto.

instagram embed

Jumlah Korban

Polisi menyebut sejauh ini ada lima orang yang terdeteksi sebagai korban dugaan pencabulan oleh Asyhari.

Keterangan polisi ini berbeda dengan keterangan kuasa hukum korban, Ali Yusron, yang mengungkapkan korban kiai cabul mencapai 50 santriwati.

“Jadi pada saat ini, mulai dari awal pelaporan sampai dengan saat ini, untuk korban ada lima. Dari lima tersebut, tiga mencabut keterangannya,” kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, Selasa (5/5).