Tim Pembina Posyandu Jaktim dorong inovasi dan transformasi layanan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin mendorong inovasi dan transformasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

"Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa Posyandu semakin adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," kata Essie ke Posyandu Dewa 2 di Jalan Gelanggang Olahraga RW 06, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Rabu.

Hal itu disampaikan dalam agenda kunjungan dan rangkaian peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, sekaligus ajang pemberian motivasi kepada para kader Posyandu.

Essie menyebut pentingnya peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Dia mendorong para kader untuk terus meningkatkan inovasi dan memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Menurut Essie, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi signifikan. Tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi.

Melalui pendekatan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Posyandu menghadirkan berbagai layanan yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan sosial.

"Layanan yang kini tersedia di Posyandu tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan, tetapi juga konsultasi terkait program pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)," jelas Essie.

Selain itu, Posyandu juga memberikan layanan sosial, termasuk pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan seperti alat bantu dengar.

Essie turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader Posyandu yang selama ini aktif melayani masyarakat.

Dia juga mengapresiasi partisipasi warga yang berperan penting dalam memperkuat fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan berbasis komunitas.

"Posyandu di tengah masyarakat diharapkan mampu memperluas akses layanan, memperkuat kolaborasi antar sektor, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan," kata Essie.

Lebih lanjut, Essie mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif, responsif, dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Posyandu RA Kartini Tebet jadi contoh standar pelayanan minimal

Baca juga: Posyandu di Jakarta siap bertransformasi jadi pusat pelayanan adaptif

Baca juga: 2.391 posyandu lansia di Jakarta punya layanan skrining kesehatan jiwa

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.