Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian seorang wanita yang dilaporkan melompat ke jurang di Jalan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Jumat (24/4/2026). Langkah ini diambil setelah petugas tidak menemukan jejak fisik maupun indikasi keberadaan korban di lokasi kejadian.
Upaya penyisiran telah dilakukan sejak malam kejadian hingga Jumat siang dengan melibatkan personel BPBD, Pemadam Kebakaran, dan relawan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Namun, penyisiran di tebing hingga aliran Sungai Cipakancilan tidak membuahkan hasil hingga batas waktu pemantauan terakhir.
Lurah Paledang, Ali Firdaus, menjelaskan bahwa proses pencarian sempat dilanjutkan pada Jumat pagi sebelum akhirnya diputuskan untuk dihentikan. Pertimbangan teknis dari tim di lapangan menjadi dasar penghentian operasi tersebut.
"Tadi pagi jam 08.00 dilanjut pencarian. Kemudian ada pertimbangan, Pak Lurah ini nggak kelihatan ada tanda-tanda si cewek jatuh, ya mereka (Tim SAR) kan lebih paham ya. Kemudian kita hentikan jam 10.30, karena menjelang Jumat juga," kata Ali Firdaus, Lurah Paledang.
Pihak kelurahan juga telah menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri fisik wanita tersebut kepada penduduk sekitar guna membantu proses identifikasi jika ditemukan di area lain. Hingga saat ini, belum ada laporan dari warga yang melihat sosok dengan ciri-ciri serupa di permukaan jurang maupun area sungai.
"Sambil kita cari informasi ke warga, kan sudah dikasih tahu ciri-cirinya cewek itu, barang kali ada yang melihat atau mengetahui. Jadi sampai sekarang belum diketahui keberadaan si ceweknya itu. Ya dengan tadi tidak ditemukan tanda-tanda terjatuh, atau hanyut terbawa airnya," ujarnya.
Ali menambahkan bahwa tim penyelamat sebenarnya telah bekerja ekstra keras sejak laporan pertama masuk dengan menyisir seluruh titik potensial. Bahkan, tim sempat melakukan rekayasa arus sungai untuk mempermudah pemantauan jika ada benda atau tubuh yang terbawa arus.
"Tim BPBD sama Damkar, relawan sudah turun, cari si cewek itu sampai jam 02.00 WIB belum ketemu juga. Malam tadi itu tidak ditemukan indikasi, kalau si cewek itu terjatuh atau sampai bergulingan sampai misalkan jatuh ke sungai," kata Ali.
Ketiadaan tanda-tanda fisik di lokasi kejadian membuat status keberadaan wanita tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi pihak otoritas setempat. Petugas tidak menemukan dahan patah atau bekas perosotan yang lazim ditemukan jika seseorang jatuh ke lereng yang curam.
"Semalam kita juga sempat nutup air sungai di bendungan, barang kali termonitor, tapi nggak ketemu apa-apa. Jadi memang misterius, nggak tahu kabur, nggak tahu ke mana," imbuhnya.
Pihak kepolisian juga memberikan konfirmasi terkait laporan awal yang memicu operasi penyelamatan ini. Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan, menyebutkan bahwa peristiwa dugaan bunuh diri itu dilaporkan terjadi menjelang tengah malam.
"Betul, jadi Informasi kejadiannya diterima (semalam) sekitar 23.00 WIB. Jadi dia loncatnya semalam, sampai sekarang belum ketemu," kata Ipda Budi Setiawan, Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut sempat terlibat adu mulut dengan seorang pria sebelum dilaporkan terjun ke jurang. Rekaman video yang beredar memperlihatkan kerumunan warga di atas jembatan Jalan Paledang saat petugas melakukan penyisiran di area pepohonan tebing semalam.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·