Jakarta (ANTARA) - Jajaran TNI AU memperkuat kemampuan operasi siber dengan melatih personelnya di bidang pelatihan peperangan siber atau cyber war bertajuk Latihan Operasi Pernika, Informasi, dan Cyber Warfare yang digelar di GOR Ganeca, Kodiklatau, Jakarta Timur, Senin (11/5).
Dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, dijelaskan bahwa kegiatan itu diikuti prajurit dari berbagai unsur diantaranya Intelijen, Siber, Penerangan, Komunikasi Elektronik (Komlek), Hukum, Psikologi dan Informasi dan Pengolahan data (Infolahta).
"Melalui latihan ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar berbagai unsur sehingga mampu menghasilkan keunggulan dalam domain siber, informasi dan elektronika secara terintegrasi," kata Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AU (Kodiklatau) Marsda TNI Benny Arfan.
Benny mengatakan bahwa latihan itu merupakan bagian dari upaya TNI AU dalam meningkatkan kemampuan menghadapi dinamika perang modern, ancaman di ruang siber dan spektrum elektromagnetik yang semakin kompleks.
Karena itu menurut dia, para personel TNI AU harus memiliki kemampuan untuk mengantisipasi ancaman ruang siber berupa serangan informasi hingga pengamanan data nasional yang berkaitan dengan kedaulatan negara.
Dia menjelaskan bahwa kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang sedang diasah TNI AU juga didukung oleh teknologi yang selaras dengan perkembangan zaman.
Benny berharap dengan adanya latihan ini, seluruh unsur personel di TNI AU mempunyai kemampuan di bidang peperangan siber demi memperkuat ketahanan negara.
Baca juga: KSAU berpatroli di udara menggunakan pesawat tempur F-16
Baca juga: TNI AU siap melengkapi fasilitas operasional untuk pesawat baru
Pewarta: Walda Marison
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·