TNI kembali rampungkan jembatan armco untuk warga Bireuen, Aceh

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Banda Aceh (ANTARA) - TNI AD merampungkan pembangunan jembatan armco di Desa Kukue, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh dalam rangka membantu mobilitas dan mendongkrak perekonomian masyarakat di kawasan pedalaman.

“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam mendukung kegiatan sehari-hari maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Peudada,” kata Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, di Bireuen, Aceh, Jumat.

Pembangunan jembatan armco tersebut melibatkan gotong royong aktif antara personel Kodim 0111/Bireuen dan warga setempat, sehingga pengerjaannya lebih cepat diselesaikan.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Keberadaan jembatan sangat krusial untuk membuka isolasi geografis dan mempercepat urusan logistik warga.

Letkol Luthfi menjelaskan, sebelum adanya jembatan armco, akses transportasi di wilayah tersebut cukup memprihatinkan. Di mana, warga kesulitan melintas sehingga menggunakan rakitan bambu darurat yang rapuh.

Ditegaskan, jembatan armco ini resmi menjadi simbol baru percepatan infrastruktur sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat di ujung barat Indonesia.

"Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci utama selesainya pembangunan ini secara cepat dan tepat sasaran," ujar Letkol Luthfi.

Baca juga: Kodim Aceh Selatan bangun delapan jembatan armco buka pedalaman

Dalam kesempatan ini, Camat Peudada, Erry Seprinaldi memberikan apresiasi kepada TNI AD atas rampungnya pembangunan jembatan armco tersebut, sehingga warga tidak perlu khawatir lagi saat musim hujan.

"Ini adalah hadiah luar biasa bagi warga kami. Sekarang anak-anak sekolah tidak perlu khawatir lagi saat musim hujan datang," demikian Erry Seprinaldi.

Baca juga: TNI AD pastikan jembatan armco di Bener Meriah layak digunakan warga

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.