London (ANTARA) - Tiga insiden keamanan maritim terpisah yang melibatkan kapal komersial dilaporkan terjadi di perairan dekat Selat Hormuz dalam waktu tiga jam, menurut ringkasan harian terbaru yang dirilis oleh badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO), Sabtu (18/4).
UKMTO mengatakan lingkungan keamanan regional tetap tidak stabil, dengan aktivitas militer yang sedang berlangsung terus menimbulkan risiko bagi pelayaran komersial.
Dalam insiden pertama, sebuah kapal tanker didekati oleh dua gunboat Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) sekitar 20 mil laut di timur laut Oman.
Nakhoda melaporkan kapal-kapal tersebut melepaskan tembakan ke arah kapal tanker tanpa memberikan peringatan radio VHF terlebih dahulu. Kapal tanker itu dan seluruh awaknya dilaporkan selamat.
Dalam insiden kedua, sebuah kapal kontainer diserang sebuah proyektil tak dikenal sekitar 25 mil laut di timur laut Oman dan sejumlah kontainer di kapal tersebut mengalami kerusakan. Tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan yang dilaporkan.
Dalam insiden ketiga, sebuah kapal komersial melaporkan melihat percikan air di dekat kapal saat melintas sekitar 3 mil laut di sebelah timur Oman. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kerusakan atau ancaman yang tersedia saat itu.
Badan tersebut menyarankan kapal-kapal yang melintasi area itu untuk berhati-hati.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·