Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin dan PT Citilink Indonesia membangun kolaborasi strategis yang tidak sekadar administratif, tetapi berorientasi pada penguatan sumber daya manusia dan masa depan pendidikan tinggi.
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa di Makassar, Senin, mengatakan, kemitraan ini bukan sekedar hubungan kelembagaan, tetapi upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dinamika dan kebutuhan dunia kerja.
Dengan jumlah sivitas akademika mencapai sekitar 60 ribu orang, kata dia, Unhas memiliki kekuatan besar untuk mendukung berbagai agenda kolaboratif bersama dunia industri.
“Dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki, kami percaya kolaborasi bersama Citilink dapat menghadirkan banyak kontribusi positif, khususnya dalam pengembangan kapasitas mahasiswa dan penguatan SDM unggul,” kata Jamaluddin.
Prof JJ menambahkan, peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan sangat luas, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi mahasiswa, program magang dan pembelajaran berbasis industri, hingga riset-riset terapan yang relevan dengan kebutuhan sektor transportasi udara.
Mahasiswa Unhas juga diharapkan memperoleh kesempatan belajar langsung di lingkungan profesional Citilink sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan pengalaman praktis. Prof JJ menilai, sinergi kampus dan industri menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.
“Melalui program-program akademik yang dimiliki Unhas, termasuk Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK), mahasiswa didorong untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, termasuk melalui program magang dan keterlibatan langsung dengan dunia industri," jelasnya.
Direktur Utama Citilink Indonesia, Darsito Hendroseputro, mengatakan selama ini Citilink tidak hanya berfokus membangun jejaring dengan kampus-kampus di Jakarta, tetapi juga mulai memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi unggulan di berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam konteks itu, Unhas dipandang memiliki posisi strategis dengan kapasitas akademik dan sumber daya yang besar.
“Kami membutuhkan akademisi. Kami siap melakukan diskusi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Kami senang bisa menjadi mitra Unhas,” tambahnya.
Baca juga: Danantara target pembentukan holding maskapai BUMN rampung semester I
Baca juga: BNN dan Citilink persempit ruang gerak peredaran narkotika
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·