Usai Kalahkan China, Garuda Muda Siap Menerkam Qatar di Piala Asia U-17 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

PROKALTENG.CO-Langkah Timnas Indonesia U-17 menuju babak gugur Piala Asia U-17 2026 kini berada di depan mata. Setelah sukses membungkam China dengan skor tipis 1-0 lewat aksi gemilang Keanu Sanjaya pada Selasa (5/5/2026), skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kini bersiap melakoni laga kedua grup yang sangat menentukan melawan Qatar.

Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City pada Sabtu malam, 9 Mei 2026 pukul 20.00 WIB.

Kemenangan atas Qatar tidak hanya akan menambah raihan poin Indonesia menjadi enam. Tetapi juga secara matematis memperbesar peluang Garuda Muda untuk mengunci tiket ke fase delapan besar lebih awal tanpa harus menggantungkan nasib di laga terakhir.

“Kami tidak ingin cepat puas dengan kemenangan atas China. Fokus kami sekarang adalah Qatar. Mereka tim yang terluka setelah kalah dari Jepang, dan itu membuat mereka jauh lebih berbahaya,” kata Pelatih Timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.

Head-to-Head: Memutus Rantai Kegagalan Lawan Qatar

Secara historis, Qatar merupakan lawan yang cukup sulit ditaklukkan oleh Indonesia di level U-17, terutama pada pertemuan laga kedua.

Dalam catatan sejarah yang membentang sejak 1986, Indonesia belum pernah memetik kemenangan atas tim asal Timur Tengah tersebut.

Electronic money exchangers listing

Pertemuan pertama pada edisi 1986 berakhir dengan kekalahan menyakitkan 0-1. Sementara pada tahun 1990, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor kacamata 0-0.

Namun, performa Indonesia di bawah kepemimpinan Kurniawan Dwi Yulianto musim ini memberikan optimisme baru.

Dengan gaya main yang lebih agresif dan pertahanan yang solid, laga malam nanti menjadi momentum emas untuk menghapus catatan buruk 36 tahun silam tersebut.

Kondisi kedua tim saat ini berada pada kutub yang berbeda. Indonesia datang dengan moral tinggi pasca kemenangan atas raksasa Asia, China.

Sebaliknya, Qatar tengah berada dalam tekanan besar setelah dihajar Jepang dengan skor telak 1-3 di partai pembuka. Bagi Qatar, kekalahan dari Indonesia akan langsung mengandaskan harapan mereka untuk lolos.

Situasi “terpojok” ini diprediksi akan membuat Qatar bermain sangat terbuka sejak menit awal, yang mana bisa menjadi celah bagi serangan balik cepat Indonesia.

Jejak Indonesia di Laga Kedua Piala Asia U-17

Indonesia memiliki tren yang fluktuatif pada pertandingan kedua di ajang ini. Berikut adalah rangkuman performa Garuda Muda dalam tujuh keikutsertaan terakhir:

Secara keseluruhan, Indonesia telah mencetak total 11 gol dalam rangkaian laga kedua di sejarah turnamen ini, termasuk gol ke gawang China.

Fokus utama Kurniawan saat ini adalah menjaga konsistensi lini belakang agar tragedi kebobolan sembilan gol seperti tahun 2008 tidak pernah terulang kembali.

Rekap Pertandingan Indonesia di Piala Asia U-17

PROKALTENG.CO-Langkah Timnas Indonesia U-17 menuju babak gugur Piala Asia U-17 2026 kini berada di depan mata. Setelah sukses membungkam China dengan skor tipis 1-0 lewat aksi gemilang Keanu Sanjaya pada Selasa (5/5/2026), skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kini bersiap melakoni laga kedua grup yang sangat menentukan melawan Qatar.

Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City pada Sabtu malam, 9 Mei 2026 pukul 20.00 WIB.

Kemenangan atas Qatar tidak hanya akan menambah raihan poin Indonesia menjadi enam. Tetapi juga secara matematis memperbesar peluang Garuda Muda untuk mengunci tiket ke fase delapan besar lebih awal tanpa harus menggantungkan nasib di laga terakhir.

Electronic money exchangers listing

“Kami tidak ingin cepat puas dengan kemenangan atas China. Fokus kami sekarang adalah Qatar. Mereka tim yang terluka setelah kalah dari Jepang, dan itu membuat mereka jauh lebih berbahaya,” kata Pelatih Timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.

Head-to-Head: Memutus Rantai Kegagalan Lawan Qatar

Secara historis, Qatar merupakan lawan yang cukup sulit ditaklukkan oleh Indonesia di level U-17, terutama pada pertemuan laga kedua.

Dalam catatan sejarah yang membentang sejak 1986, Indonesia belum pernah memetik kemenangan atas tim asal Timur Tengah tersebut.

Pertemuan pertama pada edisi 1986 berakhir dengan kekalahan menyakitkan 0-1. Sementara pada tahun 1990, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor kacamata 0-0.

Namun, performa Indonesia di bawah kepemimpinan Kurniawan Dwi Yulianto musim ini memberikan optimisme baru.

Dengan gaya main yang lebih agresif dan pertahanan yang solid, laga malam nanti menjadi momentum emas untuk menghapus catatan buruk 36 tahun silam tersebut.

Kondisi kedua tim saat ini berada pada kutub yang berbeda. Indonesia datang dengan moral tinggi pasca kemenangan atas raksasa Asia, China.

Sebaliknya, Qatar tengah berada dalam tekanan besar setelah dihajar Jepang dengan skor telak 1-3 di partai pembuka. Bagi Qatar, kekalahan dari Indonesia akan langsung mengandaskan harapan mereka untuk lolos.

Situasi “terpojok” ini diprediksi akan membuat Qatar bermain sangat terbuka sejak menit awal, yang mana bisa menjadi celah bagi serangan balik cepat Indonesia.

Jejak Indonesia di Laga Kedua Piala Asia U-17

Indonesia memiliki tren yang fluktuatif pada pertandingan kedua di ajang ini. Berikut adalah rangkuman performa Garuda Muda dalam tujuh keikutsertaan terakhir:

Secara keseluruhan, Indonesia telah mencetak total 11 gol dalam rangkaian laga kedua di sejarah turnamen ini, termasuk gol ke gawang China.

Fokus utama Kurniawan saat ini adalah menjaga konsistensi lini belakang agar tragedi kebobolan sembilan gol seperti tahun 2008 tidak pernah terulang kembali.

Rekap Pertandingan Indonesia di Piala Asia U-17