Jakarta (ANTARA) - Duet penyanyi dari dua generasi yakni Vina Panduwinata dan Ardhito Pramono turut memeriahkan konser “Badai Pasti Berlalu” yang menandai perjalanan 52 tahun berkarya maestro legendaris Erros Djarot.
Konser “Badai Pasti Berlalu” yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (25/4) malam, Ardhito Pramono tampil membawakan lagu “Malam Pertama”.
“Terima kasih sekali lagi, saya ada di sini sebagai musisi, penyanyi yang mengagumi musik tahun 80-an, 70-an. Tepuk tangan untuk senior-senior kita,” kata Ardhito Pramono.
Baca juga: Konser “Badai Pasti Berlalu” suguhkan nostalgia karya Erros Djarot
Musisi kelahiran 1997 itu kemudian mengundang penyanyi Vina Panduwinata bergabung di atas panggung berduet membawakan lagu “Hening”.
Ardhito mengaku merasa terharu bisa berbagi panggung bersama sosok yang ia panggil Mama Vina itu.
“Ini adalah lagu ucapan terima kasih kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa jadi aku ngerasanya apalagi berduet bersama Mama Vina di sini,” imbuh dia.
Baca juga: Erros Djarot akan gelar konser rayakan 52 tahun berkarya
Penampilan dilanjut dengan Vina Panduwinata membawakan lagu “Matahari”. "Saya senang sekali kita semuanya hadir untuk Mas Erros Djarot yang telah berkarya 50 tahun. Saya sangat bersyukur kita Indonesia diberikan sosok Erros Djarot, Yockie, dan juga Chrisye yang mewarnai sisi kehidupan kita dengan keindahan,” imbuh Vina.
Menandai perjalanan 52 tahun berkarya Erros Djarot, konser ini menghadirkan lagu khususnya dalam album “Badai Pasti Berlalu” yang rilis pada tahun 1977 itu dengan mengajak beberapa penyanyi dan musisi dalam proses produksi antara lain Chrisye dan Yockie Suryo Prayogo.
Adapun konser “Badai Pasti Berlalu” juga menampilkan sejumlah musisi, termasuk Once Mekel, Titi DJ, Rio Febrian, Dirly Dave Monita Tahalea, Adi Adrian hingga Mia Ismi, dengan membawakan lagu “Badai Pasti Berlalu”, “Semusim”, “Pelangi” hingga “Serasa”.
Baca juga: Eros Djarot ungkap inspirasi lagu dalam album "Badai Pasti Berlalu"
Baca juga: Album "Badai Pasti Berlalu" dirilis ulang dalam bentuk piringan hitam
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·