Vladimir Putin Sopiri Mantan Gurunya Saat Perayaan Hari Kemenangan di Moskow

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan sisi personal yang jarang terlihat di depan publik saat momen peringatan Hari Kemenangan di Moskow. Dilansir dari Detik Oto, pemimpin Rusia tersebut tertangkap kamera melakukan aksi menyentuh hati saat bertemu kembali dengan mantan guru bahasa Jermannya, Vera Dmitriyevna Gurevich.

Aksi hangat ini menjadi viral di media sosial setelah pihak Kremlin merilis video resmi yang memperlihatkan kedekatan keduanya. Putin memilih untuk mengemudikan sendiri mobil SUV mewah buatan Rusia, Aurus, daripada duduk di kursi penumpang belakang sebagai pejabat tinggi negara.

Dalam tayangan yang beredar di platform X, Putin terlihat lincah mengendalikan kemudi membelah pusat kota Moskow. Ia menuju lokasi penjemputan sang guru yang saat ini telah menginjak usia 88 tahun.

Setibanya di lokasi, Putin langsung menyambut Vera Gurevich dengan memberikan buket bunga berukuran besar. Keduanya kemudian terlibat dalam pelukan emosional yang jauh dari kesan kaku protokol kenegaraan.

Putin tampak seperti seorang murid yang menaruh hormat mendalam kepada sosok pendidiknya di masa lalu. Setelah pertemuan tersebut, ia mengawal Vera masuk ke dalam mobil untuk berangkat menuju kediaman kepresidenan guna menyantap makan malam bersama.

Dikutip dari Economic Times, Vera Gurevich memiliki peran signifikan dalam perjalanan hidup Putin. Hal ini terungkap dalam memoir miliknya yang bertajuk "Vladimir Putin. Parents. Friends. Teachers."

Vera menggambarkan sosok masa kecil sang presiden saat masih berada di Leningrad, atau yang sekarang dikenal sebagai St. Petersburg. Menurut catatannya, Putin adalah anak yang sangat lincah, gelisah, serta sulit untuk diam selama berada di dalam kelas.

"Vladimir Putin. Parents. Friends. Teachers,"

Ia juga mengenang karakter Putin kecil yang memiliki daya juang tinggi. Jika merasa diganggu, Putin akan melawan dengan gigih layaknya seekor bulldog yang tidak akan melepaskan lawan bicaranya sebelum mencapai kemenangan.

Latar Belakang Hubungan Guru dan Murid

Keluarga Putin diketahui hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit pasca-Perang Dunia II. Bahkan, ibunya dikabarkan sempat nyaris kehilangan nyawa akibat bencana kelaparan hebat yang melanda saat itu.

Kedekatan antara guru dan murid ini mulai terjalin secara mendalam pada September 1964. Saat itu, Vera memutuskan mengunjungi kediaman Putin yang masih berusia 11 tahun karena merasa khawatir sang murid sering sendirian tanpa pengawasan orang tua.

Vera Gurevich merupakan sosok yang mendorong Putin agar lebih fokus pada studi akademisnya. Berkat bimbingan intensif tersebut, prestasi sekolah Putin mengalami peningkatan signifikan hingga akhirnya ia berhasil masuk ke sekolah hukum dan mencapai posisi puncaknya saat ini.