PERUSAHAAN Meta mengumumkan fitur baru berupa mode incognito untuk percakapan dengan Meta AI di WhatsApp. Fitur ini memungkinkan pengguna memulai percakapan privat dengan chatbot AI dalam lingkungan aman yang diklaim tidak dapat dilihat oleh pihak lain.
Pengguna dapat memulai sesi incognito melalui ikon baru di obrolan satu lawan satu dengan Meta AI. Selain di WhatsApp, fitur tersebut juga akan tersedia di aplikasi mandiri Meta AI dan dijadwalkan meluncur dalam beberapa bulan mendatang.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Meta menyebut percakapan dalam mode incognito tidak akan disimpan. Pesan akan otomatis hilang setelah obrolan ditutup. Sesi juga akan berakhir ketika pengguna menutup aplikasi atau mengunci ponsel, sehingga Meta AI tidak lagi menyimpan konteks percakapan tersebut.
Vice President of Product WhatsApp Alice Newton-Rex mengatakan orang-orang mulai menggunakan AI untuk segala hal, termasuk beberapa hal yang sangat pribadi, baik itu untuk menangani pertanyaan keuangan atau kesehatan, maupun meminta saran tentang bagaimana merespons pesan rumit dari teman atau rekan kerja.
“Kami pikir sangat penting untuk memberi orang kemampuan mengajukan pertanyaan ini seprivat mungkin,” kata Newton-Rex dikutip dari laporan TechCrunch, 13 Mei 2026.
Menurut Meta, pengembangan fitur ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun sistem obrolan AI yang aman di WhatsApp. Tahun lalu perusahaan memperkenalkan infrastruktur private processing yang memungkinkan pengembangan fitur AI tanpa mengganggu enkripsi end-to-end. Infrastruktur tersebut sebelumnya telah digunakan untuk fitur ringkasan pesan berbasis AI.
Newton-Rex mengatakan fitur incognito chat terbaru menggunakan model AI Muse Spark yang dirilis bulan lalu. Sebelumnya Meta memakai model berukuran lebih kecil untuk mendukung fitur-fitur AI di WhatsApp.
Meta juga tengah menyiapkan fitur lanjutan bernama Side Chat. Fitur ini memungkinkan pengguna memanggil Meta AI di dalam obrolan untuk mengajukan pertanyaan secara privat tanpa diketahui peserta lain dalam percakapan.
Saat ini pengguna masih harus menandai pesan dan mengajukan pertanyaan ke AI agar mendapat jawaban yang dapat dilihat seluruh peserta obrolan. Untuk bertanya secara pribadi, pengguna perlu menyalin teks ke jendela percakapan terpisah.
Sejumlah perusahaan teknologi lain juga telah menghadirkan fitur serupa. ChatGPT dan Claude menyediakan mode incognito, sementara DuckDuckGo dan Proton meluncurkan chatbot yang berfokus pada privasi pengguna.
Langkah Meta menghadirkan obrolan AI privat muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan percakapan dengan chatbot AI. Bulan lalu, pendapat sejumlah pengacara yang menyebut percakapan pengguna dengan chatbot AI berpotensi digunakan sebagai bukti dalam proses litigasi.
30 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·