6,2 Juta Penumpang KAI Pakai Tiket Kereta Api Subsidi

Sedang Trending 53 menit yang lalu

PT KERETA Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat sebanyak 6,2 juta penumpang kereta jarak jauh dan lokal membeli tiket subsidi sepanjang kuartal I 2026. “Karena itu, layanan PSO memiliki arti penting dalam menjaga ruang mobilitas masyarakat tetap terbuka dan terjangkau,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Sabtu, 16 Mei 2026.

Selain kereta api jarak jauh dan lokal, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memberikan subsidi tarif pada seluruh layanan KRL dan LRT Jabodebek serta sebagian layanan yang dikelola KAI Bandara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Layanan yang dikelola KAI Commuter mencatat volume pelanggan sebanyak 136.585.949 pelanggan pada Januari—April 2026.

Sementara itu, LRT Jabodebek melayani 10.667.038 pelanggan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Untuk layanan bersubsidi yang dikelola KAI Bandara, total pelanggan periode Januari–April 2026 tercatat mencapai 2.334.929 pelanggan.

Layanan tersebut meliputi Kereta Api YIA Reguler yang melayani konektivitas menuju Yogyakarta International Airport serta Kereta Api Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu dan Medan–Binjai.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan layanan tiket subsidi memiliki dampak sosial yang signifikan karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat setiap hari.

Anne mengatakan, volume pelanggan menunjukkan transportasi publik berbasis rel semakin dipercaya masyarakat untuk mendukung mobilitas harian secara aman, efisien, dan berkelanjutan.

Anne pun menekankan pentingnya keberlanjutan transportasi berbasis rel bagi mobilitas masyarakat. “Kereta api menjadi bagian dari ruang gerak masyarakat sehari-hari. Ketika layanan yang aman dan terjangkau dapat diakses masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat terus berjalan dengan baik,” tuturnya.