Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi kawasan Ketapang Urban Agriculture di Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (16/4). Kunjungan ini bertujuan memastikan transformasi lingkungan yang sebelumnya kumuh menjadi permukiman asri dan produktif bagi masyarakat pesisir.
Dilansir dari Detikcom, kawasan seluas 14 hektare tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang dikembangkan sejak 2019 hingga 2021. Penataan ini mencakup perbaikan sekitar 127 rumah warga yang kini memiliki lingkungan tinggal yang lebih tertata dan nyaman.
"Intinya adalah penataan kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lingkungan permukiman yang jauh lebih layak dan asri. Kurang lebih terdapat 127 rumah, dan tadi saya sempat menyapa keluarga-keluarga nelayan yang selama ini tinggal di sini," ujar AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Pemerintah mendorong kawasan ini agar tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi yang terintegrasi. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan manfaat finansial tambahan melalui pengolahan hasil laut oleh keluarga nelayan setempat.
"Ketika para nelayan melaut dan melakukan budi daya ikan maupun udang, para istri dan keluarganya juga dapat produktif dengan mengolah hasil tangkapan serta hasil budi daya tersebut. Ada yang diolah menjadi bakso ikan, kerupuk udang, otak-otak, dan lain sebagainya," jelas AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Menurutnya, ekosistem ekonomi baru yang tercipta di wilayah tersebut akan memperkuat ketahanan finansial masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
"Jadi ada pertambahan nilai ekonomi yang bisa dihadirkan di kawasan ini," sambung AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Selain aspek pemukiman, perhatian diberikan pada kelestarian ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi. AHY menekankan bahwa perlindungan wilayah pesisir melalui pendekatan ekologis sangat krusial bagi kedaulatan negara kepulauan.
"Ini merupakan upaya pengamanan wilayah dari abrasi. Sangat baik karena tantangan negara kepulauan seperti Indonesia menuntut perlindungan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove," kata AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Ke depannya, infrastruktur pendukung seperti jalur lari dan fasilitas wisata alam akan terus diperkuat guna memicu pertumbuhan sektor sport tourism. Langkah ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor pariwisata lingkungan.
"Sport tourism dan eco tourism ini penting untuk menambah aktivitas masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi. Mudah-mudahan kawasan ini terus berkembang dan menjadi destinasi wisata yang diminati masyarakat," ujar AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Transformasi wilayah ini juga disebut sebagai model percontohan pembangunan terpadu yang menggabungkan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan APBD Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Salah satu program yang harus kita kawal adalah penataan kawasan kumuh. Transformasi wilayah harus menjadikannya lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk membuka lapangan pekerjaan," tegas AHY, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI Didit Herdiawan, Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati, serta Bupati Tangerang Mohamad Maesyal Rasyid.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·