Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta para pelaku usaha segera menyesuaikan masa transisi dan kontrak bisnis terkait kebijakan baru ekspor komoditas strategis melalui satu pintu di Jakarta pada Kamis (21/5/2026).
Dilansir dari Money, tata kelola baru ini akan dijalankan oleh pemerintah melalui badan usaha milik negara (BUMN) ekspor, yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Komoditas strategis nasional yang masuk dalam kebijakan pengisian satu pintu ini meliputi batu bara, kelapa sawit, serta ferro alloy.
Penerapan kebijakan ekspor satu pintu tersebut bakal dilaksanakan secara bertahap oleh pemerintah. Penyesuaian regulasi ini ditargetkan mampu diimplementasikan secara penuh paling lambat pada 1 Januari 2027.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa pelaku usaha harus segera mempersiapkan diri menghadapi perubahan sistem ekspor ini.
"Tentunya kepada para pengusaha diminta untuk bisa mengatur periode transisi dan juga kontrak-kontrak itu untuk dilakukan penyesuaian," ujar Airlangga.
Dukungan dari dunia usaha sangat dibutuhkan agar proses peralihan menuju sistem satu pintu berjalan tanpa hambatan. Penataan ini diklaim bukan untuk membatasi ruang gerak melainkan demi keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
"Kebijakan ini tentu tidak bisa berjalan tanpa adanya kerja sama, dan pemerintah tidak membatasi ruang gerak dunia usaha, dan juga pemerintah melakukan penataan agar kue ekonomi ini bisa dinikmati secara berkelanjutan," jelas Airlangga.
Fase pertama penataan ekspor ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan ke depan hingga 31 Desember 2026. Sepanjang masa transisi ini, pelaku usaha masih diperbolehkan melakukan transaksi langsung dengan pembeli di luar negeri, namun seluruh proses dokumentasi wajib dialihkan melalui BUMN ekspor.
Pelaksanaan tahap kedua kemudian akan resmi dimulai pada 1 Januari 2027. Pada fase final tersebut, seluruh rantai proses ekspor komoditas strategis termasuk transaksi penjualan dengan pembeli luar negeri sepenuhnya dikendalikan oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·