Alamtri Minerals Indonesia Bagikan Dividen Tunai US$120 Juta

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Emiten pertambangan batu bara metalurgi, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), mengumumkan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar US$120 juta atau setara Rp2,05 triliun pada Senin, 20 April 2026. Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 17 April 2026.

Nilai dividen yang dibagikan tersebut mencakup 44,25 persen dari total laba bersih perseroan sepanjang tahun 2025 yang mencapai US$271,21 juta. Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK, dana tersebut akan disalurkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pada 29 April 2026.

Manajemen memperkirakan besaran dividen yang akan diterima investor adalah sekitar Rp50 per lembar saham dengan asumsi nilai tukar Rp17.100 per dolar AS. Mengacu pada harga penutupan saham ADMR di level Rp1.935 pada 17 April lalu, maka estimasi imbal hasil dividen berada pada kisaran 2,5 persen hingga 2,6 persen.

Ringkasan Jadwal dan Estimasi Dividen ADMR 2026KeteranganNilai / Tanggal
Total DividenUS$120 juta
Estimasi Dividen per Saham±Rp50
Harga Saham (17 Apr 2026)Rp1.935
Estimasi Dividend Yield±2,5%–2,6%
Cum Dividen (Pasar Reguler & Nego)27 April 2026
Ex Dividen (Pasar Reguler & Nego)28 April 2026
Recording Date29 April 2026
Pembayaran Dividen6 Mei 2026

Data historis menunjukkan bahwa perusahaan ini mulai rutin membagikan dividen sejak melakukan penawaran umum perdana atau IPO. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, ADMR membukukan laba bersih US$436,65 juta dan membagikan dividen sebesar Rp1,95 triliun dengan rasio pembayaran 27,48 persen.

Perbandingan Kinerja Dividen ADMRTahunLaba BersihTotal DividenDividen per SahamDPR
2025US$271,21 jutaUS$120 juta±Rp5044,25%
2024US$436,65 jutaRp1,95 triliunRp47,8227,48%

Proses konversi mata uang dari dolar AS ke rupiah akan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada saat recording date. Selain itu, pembayaran dividen tetap tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia sebelum dana dikirimkan ke rekening investor pada 6 Mei 2026.