Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengatakan bahwa paradigma promosi pariwisata kini telah berubah, yakni iklan terbaik bukan lagi menjual tempat, tetapi menjual pengalaman.
Menurut dia, pemerintah daerah bisa mempromosikan wisata dengan konsep sederhana, tetapi berdampak luas.
Dia menilai pemerintah daerah bisa membentuk komunitas-komunitas digital, dan setiap konten dari komunitas digital tersebut diviralkan ke panggung dunia.
"Masih banyak destinasi luar biasa yang belum terekspos. Ini pekerjaan besar kita bersama,” kata Hendry dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan hal itu ketika menghadiri kegiatan Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial yang digelar Kementerian Pariwisata di Rokan Hulu, Riau.
Menurut dia, daerah tersebut memiliki modal wisata yang sangat kuat dengan sedikitnya 96 potensi wisata yang tersebar. Namun, dia menilai baru segelintir destinasi yang dikenal publik secara luas.
Baca juga: Kemenpar dorong penguatan konten kreatif untuk citra pariwisata daerah
Dia pun mencontohkan suksesnya konsep wisata Pacu Jalur di Kuantan Singingi. Even budaya yang awalnya berskala lokal itu mampu menembus Kharisma Even Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan kemudian viral hingga mancanegara berkat kekuatan konten digital.
“Ini bukti, even kecil jika dikemas dengan tepat bisa menjadi ledakan besar. Low budget but high impact - anggaran boleh kecil, tapi dampaknya harus besar,” kata dia.
Untuk itu, menurut dia, semua pihak seperti konten kreator lokal, selebgram, tiktoker, influencer, hingga komunitas pecinta alam, perlu dilibatkan untuk mengangkat keindahan alamnya di daerah masing-masing.
Pasalnya, dia menyampaikan bahwa sektor pariwisata dapat menjadi katalis ekonomi daerah, menggairahkan UMKM, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Baca juga: Anggota DPR dorong kolaborasi pusat-daerah kembangkan "urban tourism"
Baca juga: DPR: Kerjasama bidang wisata harus berikan keuntungan daerah
Baca juga: Mendes minta kepala daerah identifikasi potensi desa
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·