Antisipasi jamaah tersesat, petugas siaga di 9 titik Masjidil Haram

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Di titik-titik tertentu yang membingungkan jamaah calon haji tersebut, saat ini sudah ada petugas kita yang bersiaga di mana-mana untuk mendampingi dan membantu

Makkah (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan petugas di sembilan titik rawan di kawasan Masjidil Haram guna memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah calon haji Indonesia, khususnya dalam mengantisipasi risiko tersesat atau terpisah dari rombongan.

Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Seksi Khusus PPIH Arab Saudi Deka Ulfa Wiwik Irjayanti di Makkah, Rabu (6/5), mengatakan penempatan personel tersebut sangat efektif untuk membantu mengarahkan jamaah calon haji agar bisa kembali ke terminal dan pemondokan dengan aman.

Menurut Deka, salah satu area yang paling sering membingungkan jamaah calon haji adalah jalur di sekitar Terminal Syib Amir dan arah menuju toilet (WC).

Ia mencontohkan banyak jamaah calon haji Indonesia yang menjadikan WC 3 sebagai patokan arah keluar, padahal akses yang benar menuju Terminal Syib Amir adalah mengarah ke WC 9.

Baca juga: PPIH minta jamaah calon haji bijak atur ritme ibadah di Masjidil Haram

"Di titik-titik tertentu yang membingungkan jamaah calon haji tersebut, saat ini sudah ada petugas kita yang bersiaga di mana-mana untuk mendampingi dan membantu," ujar Deka.

Kehadiran petugas menjadi solusi penting untuk menenangkan jamaah calon haji, terutama kalangan lansia yang rentan panik saat tertinggal dari rombongannya.

Selain bertugas memberikan petunjuk arah, para personel Linjam juga diinstruksikan untuk aktif memberikan edukasi terkait upaya perlindungan diri di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Suci Makkah.

Deka terus mengingatkan agar jamaah calon haji selalu menjaga kelembapan tubuh saat beraktivitas di luar ruang.

Baca juga: Masjidil Haram, Masjid Nabawi tetapkan rencana pelayanan haji 2026

"Untuk para jamaah calon haji diimbau selalu membawa payung, masker, topi, dan perlengkapan perlindungan diri. Kalau bisa, bawalah semprotan air agar kulit tetap lembap," kata Deka.

Guna memastikan kondisi kesehatan jamaah calon haji tetap prima menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), petugas meminta jamaah calon haji dapat bijak dalam mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri beribadah langsung di Masjidil Haram setiap waktu.

"Kalau misalkan dirasa cuacanya terlalu panas, lebih baik shalat di masjid hotel yang telah disediakan. Kita harus bersama-sama menjaga kesehatan agar nanti pada saat Armuzna badan tetap fit, sehat, dan bisa melaksanakan ibadah puncak haji dengan maksimal," ujar Deka.

Baca juga: Pemerintah mulai bebaskan lahan Kampung Haji RI di Arab Saudi

Berikut lokasi pos petugas haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram:

Pos 1: Terminal Syib Amir
Pos 2: Pintu keluar Marwah
Pos 3: Area sa'i
Pos 4: Area tawaf
Pos 5: Pintu Babusalam
Pos bayangan: Pertigaan Terminal Bab Ali-Syib Amir
Pos 6: Area WC 3 (arah Terminal Ajyad)
Pos 7: ATM Center Dar AtTawhid
Pos 8: Arah Hotel Anjum
Pos 9: Terminal Jabal Ka'bah


Khusus di area tawaf atau pos 4, petugas laki-laki menggunakan pakaian ihram dengan tulisan "Petugas Haji Indonesia 2026"

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.