Akses masuk menuju Kota Makkah dan kawasan suci diperketat oleh Pemerintah Arab Saudi menjelang pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah pada Jumat (22/5/2026). Langkah pengetatan ini diambil guna mengantisipasi masuknya individu tanpa izin resmi serta memastikan kelancaran operasional selama musim haji, seperti dilansir dari Cahaya.
Otoritas keamanan setempat kini meningkatkan penindakan terhadap kampanye haji palsu serta agen perjalanan ilegal. Pengamanan di lapangan juga diperkuat demi menjaga keselamatan jutaan jamaah yang datang dari berbagai belahan dunia.
Ketua Komite Keamanan Haji Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Letjen Mohammed Al-Bassami menjelaskan bahwa pengerahan personel dan material dalam skala besar telah dilakukan. Upaya ini bertujuan menjamin keamanan seluruh jamaah sejak momen kedatangan hingga kepulangan mereka nanti.
Aparat keamanan aktif melakukan patroli menyeluruh untuk mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan serta mengatur arus lalu lintas di pusat Kota Makkah. Pengawasan ketat juga menyasar agen perjalanan domestik ilegal yang nekat menawarkan keberangkatan tanpa dokumen resmi.
Sanksi tegas disiapkan bagi siapa saja yang terbukti mengangkut individu tanpa izin haji sah, berupa hukuman penjara hingga enam bulan dan denda 50 ribu riyal Saudi atau sekitar Rp235 juta per pelanggar. Selain denda uang, kendaraan yang dipakai untuk menyelundupkan jamaah ilegal tersebut akan disita oleh petugas di lapangan.
Warga negara asing yang melanggar aturan ini bakal langsung dikenakan tindakan deportasi. Mereka yang dideportasi juga akan dilarang masuk kembali ke wilayah Arab Saudi selama kurun waktu 10 tahun.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Hamoud Al-Faraj mengonfirmasi bahwa seluruh persiapan mitigasi dan penanganan kondisi darurat telah rampung disiapkan. Operasi lapangan akan dikendalikan langsung melalui Pusat Operasi Kawasan Suci serta Pusat Komando dan Kendali di Mina.
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi, saat ini tercatat ada 1.518.153 jamaah haji internasional yang sudah mendarat di Arab Saudi. Rinciannya meliputi 1.457.514 jamaah melalui jalur udara, 54.141 jamaah melewati jalur darat, dan 6.497 jamaah tiba lewat jalur laut.
32 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·