Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginstruksikan warga Jabodetabek untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat pada Jumat (17/4/2026) dan Sabtu (18/4/2026). Peringatan dini ini dikeluarkan guna mengantisipasi dampak hidrometeorologi seperti genangan air dan luapan sungai.
Sebagaimana dilansir dari Kompas, pemetaan wilayah terdampak menunjukkan adanya perluasan area hujan dari hari pertama ke hari kedua. Meskipun tidak ada wilayah yang menyentuh status Siaga maupun Awas, status Waspada tetap diberlakukan di seluruh titik yang terdata.
Pada Jumat, 17 April 2026, wilayah yang masuk kategori Waspada mencakup Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, serta Kabupaten dan Kota Bogor. Intensitas hujan diprediksi cukup untuk mengganggu mobilitas harian di kawasan tersebut.
Cakupan wilayah terdampak meluas secara signifikan pada Sabtu, 18 April 2026. Data BMKG mencatat tambahan wilayah seperti Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Bekasi, Depok, hingga Kabupaten dan Kota Bogor yang secara keseluruhan berstatus Waspada.
Potensi dampak dari cuaca ini meliputi gangguan lalu lintas, risiko kecelakaan akibat jalan licin, hingga keterlambatan perjalanan transportasi umum. BMKG menegaskan bahwa wilayah perkotaan padat seperti Jakarta memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap munculnya genangan air.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah rawan banjir serta memastikan drainase di lingkungan sekitar tidak tersumbat. Pengecekan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG disarankan bagi warga yang memiliki aktivitas luar ruang.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·