Jakarta (ANTARA) - Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih selektif dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait kejahatan jalanan terkait viralnya unggahan yang menyebut pria mengalami kecelakaan di depan sebuah mal di Tambora, Jakarta Barat, sebagai korban pembegalan.
Faktanya, polisi memastikan korban tersebut mengalami kecelakaan tunggal saat berkendara di bawah pengaruh alkohol.
"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah percaya pada informasi-informasi yang menyebar di media sosial, agar selalu meng-kroscek sebelum mengunggah," kata Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara kepada wartawan di Jakarta, Senin sore.
Imbauan itu disampaikan menyusul adanya insiden kecelakaan tunggal yang menyebabkan kaki pengendara sepeda motor bersangkutan hampir terputus di depan Mall Season City, Tambora pada Senin dini hari.
Gambar korban viral di media sosial, namun disebut sebagai korban aksi pembegalan.
Sudrajat menegaskan bahwa korban berinisial AP itu adalah korban kecelakaan tunggal, bukan aksi pembegalan.
"Berita tersebut adalah hoaks atau tidak benar. Kejadian yang sebenarnya adalah pada tanggal 24 Mei dini hari subuh, sekitar pukul 04.30 sampai jam 05.00 subuh, terjadi kecelakaan tunggal dengan korban inisial AP," ucap Sudrajat.
Korban yang tengah berada di bawah pengaruh alkohol itu awalnya berkendara dari arah Grogol menuju Pluit.
"Namun, karena korban kehilangan kontrol, akhirnya menabrak beton pembatas yang ada di wilayah Tambora, sehingga menyebabkan luka pada bagian kaki sebelah kanan. Korban sendiri mengakui bahwa berada pada pengaruh alkohol," kata dia.
Kecelakaan itu pun telah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat.
Diketahui, gambar pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan itu tersebar dan viral di media sosial Threads pada akun @eceuririn.
Dalam unggahan itu, terdapat video dan foto pria dengan kaki terputus yang disebut sebagai korban begal di kawasan Mall Season City, Tambora, Jakarta Barat.
Unggahan itu pun menuai berbagai macam komentar. Warganet menyayangkan dan mengaku takut dengan kejadian yang disalahartikan sebagai pembegalan tersebut.
Baca juga: Polisi sebut pria yang kakinya putus di Tambora akibat kecelakaan
Baca juga: Sopir bajaj tewas tertabrak mobil WNA di Tamansari Jakbar
Baca juga: Seorang pemotor tewas tertabrak minibus di Jalan Daan Mogot Jakbar
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·