Bupati Lamandau Resmi Buka Gebyar PAUD 2026 dan Pergelaran Tari Baigal Rekor MURI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Suasana meriah menyelimuti kawasan Bundaran Rusa Nanga Bulik pada Senin pagi (4/5). Ribuan anak usia dini dari berbagai penjuru Kabupaten Lamandau berkumpul untuk mengikuti pembukaan Gebyar PAUD Tahun 2026 sekaligus mencatatkan sejarah baru dalam Pencatatan Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) melalui pergelaran Tari Baigal terbanyak.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, didampingi Ketua Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, unsur Forkopimda, serta 2045 peserta yang terdiri dari anak-anak sekolah TK, pendidik, dan Bunda PAUD dari desa, kelurahan, hingga Kota Nanga Bulik.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah, menekankan bahwa Gebyar PAUD ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi pengingat bagi kita sebagai orang tua dan Bunda PAUD untuk selalu memberikan contoh terbaik bagi anak-anak kita. Mereka adalah peniru yang ulung, maka kitalah yang harus menjadi teladan,” ujar Norol Latifah.

Sementara Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa PAUD adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak. Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas.

Terkait pencatatan Rekor MURI Tari Baigal, bupati menegaskan bahwa ini adalah langkah nyata dalam melestarikan kekayaan budaya lokal sejak usia dini.

“Tari Baigal merupakan identitas daerah kita. Melalui kegiatan ini, kita menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal sekaligus melatih kreativitas dan kepercayaan diri mereka,”ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Lebih lanjut, bupati juga mengaitkan momentum ini dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei. Dia menekankan peran vital PAUD dalam isu kesehatan nasional.

“Melalui PAUD yang berkualitas, kita juga berupaya mencegah stunting. Di sini kita memberikan edukasi tentang pola asuh dan gizi seimbang. Anak yang sehat dan cerdas adalah aset paling berharga bagi masa depan Lamandau,” katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan Tari Baigal secara kolosal yang melibatkan 2045 peserta. Gerakan gemulai anak-anak TK tersebut berhasil memukau para tamu undangan dan tim penilai MURI.

Di akhir sambutannya, bupati berpesan kepada seluruh anak-anak agar terus belajar dengan semangat dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Rekor MURI Pagelaran Tari Baigal terbanyak oleh anak usia dini dan Gebyar PAUD Kabupaten Lamandau Tahun 2026, secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Suasana meriah menyelimuti kawasan Bundaran Rusa Nanga Bulik pada Senin pagi (4/5). Ribuan anak usia dini dari berbagai penjuru Kabupaten Lamandau berkumpul untuk mengikuti pembukaan Gebyar PAUD Tahun 2026 sekaligus mencatatkan sejarah baru dalam Pencatatan Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) melalui pergelaran Tari Baigal terbanyak.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, didampingi Ketua Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, unsur Forkopimda, serta 2045 peserta yang terdiri dari anak-anak sekolah TK, pendidik, dan Bunda PAUD dari desa, kelurahan, hingga Kota Nanga Bulik.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah, menekankan bahwa Gebyar PAUD ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan.

Electronic money exchangers listing

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi pengingat bagi kita sebagai orang tua dan Bunda PAUD untuk selalu memberikan contoh terbaik bagi anak-anak kita. Mereka adalah peniru yang ulung, maka kitalah yang harus menjadi teladan,” ujar Norol Latifah.

Sementara Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa PAUD adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak. Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas.

Terkait pencatatan Rekor MURI Tari Baigal, bupati menegaskan bahwa ini adalah langkah nyata dalam melestarikan kekayaan budaya lokal sejak usia dini.

“Tari Baigal merupakan identitas daerah kita. Melalui kegiatan ini, kita menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal sekaligus melatih kreativitas dan kepercayaan diri mereka,”ujarnya.

Lebih lanjut, bupati juga mengaitkan momentum ini dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei. Dia menekankan peran vital PAUD dalam isu kesehatan nasional.

“Melalui PAUD yang berkualitas, kita juga berupaya mencegah stunting. Di sini kita memberikan edukasi tentang pola asuh dan gizi seimbang. Anak yang sehat dan cerdas adalah aset paling berharga bagi masa depan Lamandau,” katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan Tari Baigal secara kolosal yang melibatkan 2045 peserta. Gerakan gemulai anak-anak TK tersebut berhasil memukau para tamu undangan dan tim penilai MURI.

Di akhir sambutannya, bupati berpesan kepada seluruh anak-anak agar terus belajar dengan semangat dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Rekor MURI Pagelaran Tari Baigal terbanyak oleh anak usia dini dan Gebyar PAUD Kabupaten Lamandau Tahun 2026, secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. (bib)