Satuan Tugas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan markas dan layanan jemaah haji di wilayah Arafah pada Minggu (3/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan optimalisasi seluruh skema pelayanan menjelang puncak ibadah wukuf bagi jutaan jemaah, termasuk dari Indonesia.
Sebagaimana dilansir dari Cahaya, peninjauan tersebut dipimpin oleh Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Armuzna, Surnadi, beserta tim Satgas Arafah. Fokus utama kegiatan meliputi pengecekan titik koordinat markas, pemetaan rute pergerakan jemaah dari Muzdalifah ke Mina (murur), serta simulasi evakuasi di 10 sektor Adhoc.
"Fokus kami hari ini memastikan posisi-posisi atau kedudukan-kedudukan markas, rute murur, dan sistem evakuasi di 10 sektor Adhoc. Jangan sampai ada yang terlewat," tegas Surnadi, Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Armuzna.
Penyisiran lapangan ini mengungkap adanya sejumlah titik markas yang masih membutuhkan penyempurnaan teknis. Tim segera mengagendakan koordinasi lanjutan dengan syarikah selaku penyedia layanan di Arab Saudi untuk memastikan kesiapan jalur transportasi bus taraddudi dan petugas murur pada 9 Zulhijah.
"Ini bukan sekadar peninjauan, tapi ini keharusan kami dalam meyakinkan dan memastikan jemaah Indonesia dapat menempati tenda-tenda, sehingga jemaah dapat melaksanakan wukuf dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ungkap Surnadi, Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Armuzna.
Operasional di lapangan akan didukung oleh pengerahan 586 personel yang disiagakan pada 10 sektor Adhoc sebagai pusat layanan terpadu. Para petugas dijadwalkan mulai menempati pos masing-masing pada 7 Zulhijah pukul 15.30 Waktu Arab Saudi (WAS) untuk mengelola akomodasi, konsumsi, dan kesehatan.
Rangkaian persiapan teknis oleh Satgas Armuzna ini dijadwalkan terus berlangsung hingga 30 Mei 2026. Tahapan berikutnya mencakup sosialisasi kepada jemaah di sektor-sektor Makkah, pelaksanaan apel gelar pasukan, serta rapat koordinasi akhir guna meminimalkan risiko di wilayah kritis Armuzna.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·