CBI dan Indosat perkuat kolaborasi dukung penilaian kredit inklusif

Sedang Trending 1 jam yang lalu
CBI sedang membangun generasi berikutnya dari infrastruktur biro kredit di Indonesia yang cepat, andal dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi digital

Jakarta (ANTARA) - PT Credit Bureau Indonesia (CBI) memperkuat kolaborasi strategis dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk mendukung pengembangan sistem penilaian risiko kredit yang lebih inklusif dan bertanggung jawab di Indonesia.

“CBI sedang membangun generasi berikutnya dari infrastruktur biro kredit di Indonesia yang cepat, andal dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi digital. Kemitraan dengan IOH memperkuat Bureau Telco Score kami serta meningkatkan cakupan analisis kredit di berbagai wilayah dan segmen pendapatan yang selama ini kurang terlayani,” ujar Presiden Direktur CBI Anton Adiwibowo dalam keterangannya pada Selasa.

Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menjawab tantangan inklusi keuangan, khususnya bagi segmen masyarakat yang belum memiliki riwayat kredit formal yang memadai.

Dalam kerja sama itu, CBI memanfaatkan insight analitik yang telah dianonimkan dan diolah secara agregat dari indikator terkait telekomunikasi, yang diproses dalam kerangka kerja aman dan menjaga privasi.

Baca juga: CBI-KCB jalin kemitraan untuk perluas akses keuangan pekerja migran

Baca juga: CBI Gelar CBI Connect 2025, Dorong Inovasi dan Inklusi Keuangan di Era Digital

CBI menyatakan tidak terdapat pertukaran data pribadi individu dalam kolaborasi tersebut, dan seluruh proses dilakukan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pemanfaatan insight tersebut menjadi bagian dari pengembangan Bureau Telco Score yang dikembangkan, dimiliki, dan dioperasikan oleh CBI sebagai Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) berizin, sebagai pendekatan alternatif dalam penilaian risiko kredit yang melengkapi model konvensional.

CBI menyebut pemanfaatan skor tersebut memungkinkan lembaga keuangan menilai kelayakan kredit secara lebih komprehensif, terutama bagi segmen new-to-credit, UMKM, serta masyarakat dengan penghasilan informal, dengan tetap mengedepankan tata kelola data.

Kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen IOH dalam penerapan teknologi analitik yang aman dan patuh regulasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih inklusif.

Baca juga: Menteri Maman sebut CBI SME Bureau perluas akses pembiayaan UMKM

Baca juga: CBI dan YUKK Gateway jalin kerja sama pembayaran digital

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.