Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik lonjakan harga tiket Piala Dunia 2026 dan menyatakan keberatan untuk membayar biaya menonton yang melampaui US$ 1.000. Komentar ini muncul menjelang turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat mulai bulan depan, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Jumat (8/5/2026).
Biaya masuk pertandingan sepak bola internasional tersebut menuai kecaman luas dari para pendukung karena kenaikan harga yang sangat signifikan dibandingkan turnamen sebelumnya. Trump mengonfirmasi sikapnya terkait tingginya biaya tersebut dalam sebuah wawancara media baru-baru ini.
"Saya tidak tahu angka tersebut," kata Trump, Presiden AS.
Kepada New York Post, Trump menyatakan keinginannya untuk hadir di stadion namun tetap bersikeras tidak ingin mengeluarkan uang untuk tiket tersebut.
"Saya tentu ingin berada di sana, tetapi saya juga tidak akan membayarnya, jujur saja," ucap Trump, Presiden AS.
Mantan pengusaha tersebut menyampaikan kekhawatiran bahwa basis pendukungnya yang berasal dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah akan kesulitan mengakses stadion. Trump menekankan pentingnya aksesibilitas bagi warga Queens dan Brooklyn yang sangat mencintai kepemimpinannya.
"Jika orang-orang dari Queens dan Brooklyn dan semua orang yang mencintai Donald Trump tidak bisa pergi, saya akan kecewa, tetapi Anda tahu, pada saat yang sama, ini adalah kesuksesan yang luar biasa," ujar Trump, Presiden AS.
Politisi tersebut juga mengklaim peran besarnya dalam memastikan Amerika Serikat menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini selama masa jabatan pertamanya. Trump menginginkan para pemilihnya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
"Saya ingin orang-orang memilih saya, bisa pergi, " imbuh Trump, Presiden AS.
Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan tanggapan terkait polemik biaya ini dengan menyatakan bahwa permintaan pasar terhadap tiket edisi 2026 sangat tinggi. Federasi mencatat adanya ratusan juta aplikasi yang masuk untuk mengamankan tempat di tribun penonton.
"Kami mendapatkan 500 juta aplikasi untuk tiket dan sudah menjual 90% secara total, dan kami selalu menambah tiket yang dijual," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Infantino mengakui adanya variasi harga tiket yang tersedia, namun tetap bersikeras bahwa masih ada opsi yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas. Ia juga menyebutkan bahwa seperempat dari tiket fase grup dibanderol di bawah harga US$ 300.
"Memang ada tiket-tiket yang mahal, tapi ada juga yang terjangkau," papar Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Berdasarkan data perbandingan, harga tiket final Piala Dunia 2026 dilaporkan bisa mencapai US$ 11.000 atau sekitar Rp 190 juta. Angka ini melonjak drastis jika dibandingkan dengan harga tiket final Piala Dunia Qatar 2022 yang berada di kisaran US$ 1.600 atau setara Rp 27,7 juta.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·