Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Anis Byarwati menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum untuk memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi perempuan di Indonesia.
“Kami berharap negara bisa menjamin pendidikan terbaik untuk perempuan-perempuan Indonesia,” kata Anis menanggapi peringatan Hari Kartini di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
Ia mengingatkan peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dimaknai melalui upaya nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi perempuan, sebagaimana diperjuangkan R.A. Kartini.
Menurut dia, perempuan yang mendapatkan pendidikan yang baik akan berperan penting dalam membentuk generasi yang berkualitas di masa depan.
“Perempuan terdidik itu akan bisa melahirkan generasi yang terdidik. Jadi, pendidikan adalah kunci dari kemajuan sebuah bangsa,” ujarnya.
Baca juga: Hari Kartini, Wamendikdasmen: Akses dan mutu pendidikan harus sejalan
Anis juga menyoroti peran ibu sebagai fondasi pendidikan anak sejak dini. Menurutnya, keberadaan sosok ibu yang baik akan menjadikan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang terbaik pula.
“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dengan mengupayakan ibu yang baik, kita akan menjadikan bangsa kita yang terbaik dan juga berakhlak mulia,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan bahwa perempuan saat ini masih dihadapkan pada berbagai bentuk ketimpangan akses, partisipasi, kontrol dalam proses pelaksanaan pembangunan, dan ketimpangan manfaat yang didapat dari hasil pembangunan.
Selain itu, lanjutnya, perempuan juga masih mempunyai persoalan dalam akses terhadap ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Menurut Arifah Fauzi, peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai panggilan bersama untuk memastikan bahwa pembangunan bangsa benar-benar menghadirkan keadilan.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·