Jakarta (ANTARA) - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui Folago AI Digital Twin berinisiatif membuka akses pelaku UMKM ke ekosistem periklanan berbasis public figure dengan proses yang terstandarisasi, tanpa negosiasi konvensional yang panjang, serta dengan struktur biaya yang terjangkau sesuai skala bisnis mereka.
Inisiatif itu ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan lebih dari 150 artis dan kreator konten nasional, sebagai upaya visi jangka panjang untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
“Kami hadir untuk meruntuhkan hambatan yang selama ini memisahkan UMKM dari ekosistem periklanan berbasis artis, karena kami percaya setiap pelaku usaha di Indonesia, sekecil apapun skalanya, berhak memiliki akses yang setara untuk tumbuh dan bersaing,” ujar Direktur Utama IRSX Subioto Jingga di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin.
Dalam kesempatan ini, perseroan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Folago All Stars: Empowering the New Creative Economy”, sebagai langkah nyata pertama dari perjalanan perseroan yang masih panjang.
Perseroan memperkenalkan teknologi Folago AI Digital Twin yaitu solusi berbasis teknologi yang membangun representasi digital dari seluruh artis dan kreator yang telah menandatangani MOU.
"Ekonomi kreatif hari ini bukan lagi sektor pelengkap, ini adalah sektor strategis nasional yang menciptakan lapangan kerja, kekayaan intelektual, dan peluang ekspor. Folago hadir sebagai bukti nyata bahwa kreativitas bisa menjadi kekuatan ekonomi yang sesungguhnya," ujar Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti signifikansi strategis ekosistem artis Folago sebagai katalisator pertumbuhan bagi jutaan pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia.
"Banyak UMKM Indonesia punya produk luar biasa, tapi masih kesulitan soal akses pasar dan pemasaran digital. Kehadiran lebih dari 150 artis nasional dalam ekosistem Folago adalah jawaban konkret atas tantangan itu, kreator adalah akselerator terbaik bagi UMKM," ujar Maman.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan dimensi pemerataan ekonomi sebagai aspek yang tidak terpisahkan dari inisiatif ini, khususnya implikasinya bagi pelaku UMKM di kawasan transmigrasi dan daerah pertumbuhan baru yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap ekosistem pemasaran digital.
"Digitalisasi ekonomi tidak boleh hanya menjadi privilege masyarakat kota besar. Ia harus menjadi jembatan pemerataan ekonomi bagi daerah, kawasan transmigrasi, dan pusat-pusat pertumbuhan baru Indonesia, dan ekosistem Folago bisa menjadi jembatan itu," ujar Iftitah.
Sebagaimana diketahui, industri periklanan nasional yang memanfaatkan artis dan kreator konten terkemuka, selama ini hanya dapat diakses oleh perusahaan-perusahaan berskala besar.
Keterbatasan anggaran dan kompleksitas proses negosiasi endorsement menjadi hambatan struktural yang secara konsisten menghalangi partisipasi pelaku UMKM, meskipun kebutuhan mereka akan strategi promosi yang efektif tidak kalah mendesaknya dibanding perusahaan besar.
Adapun, akses terhadap ekosistem ini diselenggarakan melalui platform Iklan Rakyat yang terintegrasi dengan Folago AI, dirancang agar dapat dioperasikan secara mandiri oleh pelaku UMKM dengan struktur harga yang proporsional terhadap skala bisnis mereka.
Mekanisme ini diharapkan secara langsung menjawab dua hambatan utama yang selama ini dihadapi UMKM yaitu aksesibilitas dan keterjangkauan biaya.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·