Gubernur Jateng: Program MBG di Cilacap mendapat respons positif

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Cilacap (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyatakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap berjalan baik dan mendapat respons positif dari para siswa.

“Secara umum Program MBG berjalan lancar. Anak-anak juga menyampaikan langsung bahwa mereka senang dengan program ini karena membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SMA Negeri 1 Cilacap, Rabu, guna meninjau hasil revitalisasi sekolah sekaligus mengecek langsung implementasi Program MBG.

Ia menilai keberadaan MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi peserta didik, juga meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah kebutuhan pendidikan yang terus meningkat.

Selain meninjau MBG, rombongan juga melihat langsung hasil revitalisasi SMA Negeri 1 Cilacap yang telah selesai dilaksanakan pada 2025 dengan nilai bantuan Rp1,053 miliar dari pemerintah pusat.

Menurut dia, bantuan tersebut digunakan untuk merehabilitasi tujuh ruang kelas dan membangun tiga paket toilet. Fasilitas tersebut kini telah dimanfaatkan oleh 1.274 siswa dan 98 guru.

“Perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan sangat besar, termasuk untuk perbaikan sarana prasarana sekolah. Ke depan, pembangunan dan revitalisasi akan terus dilanjutkan,” katanya.

Baca juga: Prabowo tegaskan MBG bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat

Tidak hanya infrastruktur fisik, kata dia, pemerintah pusat juga memberikan dukungan transformasi digital berupa papan interaktif, laptop, dan perangkat penyimpanan data.

Ia mengatakan langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.

Menurut dia, kunjungan Presiden menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Pesan beliau jelas, pendidikan adalah fondasi masa depan. Kita harus menyiapkan anak-anak sejak dini agar mampu bersaing,” kata Gubernur Luthfi.

Sementara dalam kunjungannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa para siswa memberikan respons positif terhadap Program MBG yang dijalankan pemerintah.

“Anak-anak menyampaikan langsung kepada saya bahwa mereka menyukai program tersebut. Mereka merasa program MBG sangat membantu, terutama dalam menghemat pengeluaran,” kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo sebut banyak negara belajar program MBG Indonesia

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki sektor pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa.

“Saya melihat semangat dari semua pihak. Kita akan terus melakukan perbaikan. Sekolah sangat penting, dan pendidikan merupakan kunci kebangkitan bangsa kita,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan pemerintah akan memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan, termasuk memperkuat investasi di sektor tersebut.

“Setiap anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan terbaik,” kata Prabowo.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Kabupaten Cilacap terdapat 303 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut, 178 unit telah beroperasi, 16 unit belum operasional, dan 107 unit masih dalam tahap persiapan.

Program MBG di Cilacap juga menyerap 8.667 tenaga kerja lokal, dengan 7.810 orang di antaranya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun jumlah penerima manfaat MBG di Cilacap mencapai 485.083 orang, yang terdiri atas 402.424 siswa sekolah, serta sisanya kelompok masyarakat lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Untuk jenjang pendidikan menengah, penerima manfaat mencakup 5.740 siswa dari enam SMA, 24.065 siswa dari 29 SMK, serta 562 siswa dari tiga sekolah luar biasa.

Sementara secara keseluruhan di Jawa Tengah terdapat 4.374 unit SPPG, menjadikannya sebagai salah satu daerah dengan cakupan layanan terbesar di Indonesia. Sebanyak 4.155 unit telah beroperasi dan 192 unit lainnya masih dalam tahap persiapan.

Program MBG di Jateng menyasar 9.034.839 penerima manfaat, yang terdiri atas 7.725.129 siswa, 38.325 ibu hamil, 3.831 ibu menyusui, serta 1.872.174 balita.

Baca juga: Pemprov Jateng gandeng mahasiswa Udinus tekan sampah pangan MBG

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.