Nilai jual logam mulia Antam di agen Pegadaian mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan posisi pada sesi perdagangan sebelumnya. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Money, penurunan ini mengoreksi nilai jual per gram komoditas pelindung nilai tersebut.
Data terbaru dari Galeri 24 Pegadaian menunjukkan bahwa nilai buyback atau harga beli kembali oleh pihak agen juga mengalami penyusutan. Koreksi ini terjadi secara menyeluruh pada semua ukuran denominasi yang tersedia di pasar domestik.
Pergerakan ini selaras dengan dinamika yang terjadi di pasar komoditas global, di mana harga emas dunia terpantau melemah tipis pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB. Kondisi geopolitik dan makroekonomi global menjadi pendorong utama fluktuasi tersebut.
Para pelaku pasar saat ini sedang mencermati perkembangan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Selain itu, perhatian investor tertuju pada hasil pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Presiden China, Xi Jinping.
Faktor lain yang menekan pergerakan logam mulia di tingkat global adalah penguatan indeks dollar AS serta lonjakan harga minyak mentah dunia. Mengutip data Reuters, harga emas di pasar spot mencatat penurunan sebesar 0,4 persen menjadi 4.669,48 dollar AS per ons, begitu pula dengan harga emas berjangka AS pengiriman Juni yang melemah ke level 4.685,30 dollar AS per ons.
Penguatan indeks dollar AS sebesar 0,3 persen secara otomatis membuat kepemilikan emas menjadi lebih mahal bagi para investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga menekan minat investasi pada logam mulia. Tekanan juga datang dari komoditas lain karena harga perak spot merosot 4,1 persen, platinum turun 3,3 persen, dan palladium melemah 3,5 persen.
Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals Peter Grant mengatakan, kenaikan harga minyak dan inflasi yang masih tinggi membuat ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama.
“Apa yang terjadi di selat hari ini menopang harga minyak dan terus memicu ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama. Ditambah data inflasi yang panas pekan ini, tidak mengherankan dollar AS menguat dan menekan harga emas,” ujar Grant.
Sementara itu, Global Head of Commodity Strategy TD Securities Bart Melek menilai harga emas masih berpotensi turun lebih dalam apabila konflik di Timur Tengah tidak segera mereda.
Di sisi lain, perkembangan hubungan dagang antara AS dan China turut memengaruhi sentimen pasar, setelah Xi Jinping menyatakan adanya kemajuan dalam negosiasi bilateral terlepas dari perbedaan pandangan mengenai isu Taiwan.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai harga jual retail beserta harga buyback untuk setiap ukuran emas Antam yang tersedia di Pegadaian.
| 1.512.000 | 1.308.000 | 2.918.000 |
| 2.617.000 | 5.774.000 | 5.235.000 |
| 8.634.000 | 7.853.000 | 14.356.000 |
| 13.088.000 | 28.654.000 | 26.177.000 |
| 71.506.000 | 65.123.000 | 142.929.000 |
| 130.246.000 | 285.776.000 | 260.492.000 |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·