IHSG Parkir di Level 7.500 Saat Investor Asing Borong Saham Petrosea

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,56 persen ke posisi 7.500,18 pada perdagangan Senin, 13 April 2026, yang didorong oleh aksi beli bersih investor asing pada sejumlah saham emiten besar. Penguatan ini terjadi seiring dengan masuknya aliran modal asing ke pasar reguler maupun pasar keseluruhan di Bursa Efek Indonesia.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp626,14 miliar di pasar reguler sepanjang perdagangan kemarin. Jika diakumulasikan pada seluruh pasar, nilai beli bersih pemodal mancanegara tersebut menyentuh angka Rp396,77 miliar.

Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih terbesar mencapai Rp135,15 miliar. Tingginya minat beli ini memicu lonjakan harga saham PTRO sebesar 11,63 persen hingga berakhir di level Rp6.000 per lembar saham.

Selain PTRO, beberapa saham lain di bawah naungan grup bisnis tertentu turut dikoleksi asing, seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan net buy Rp131,97 miliar. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga mencatatkan akumulasi beli bersih senilai Rp61,18 miliar oleh investor internasional.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Terasing Tertinggi Senin (13/4/2026)EmitenKode SahamNilai Net Buy (Miliar Rp)
Petrosea TbkPTRO135,15
Petrindo Jaya Kreasi TbkCUAN131,97
Merdeka Gold Resources TbkEMAS72,27
Astra International TbkASII65,81
Barito Pacific TbkBRPT61,18
Medco Energi Internasional TbkMEDC51,84
Energi Mega Persada TbkENRG49,57
Vale Indonesia TbkINCO48,18
Adaro Andalan Indonesia TbkAADI34,19
ESSA Industries Indonesia TbkESSA31,93

Sektor komoditas dan energi tampak mendominasi daftar belanja asing, di mana saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berada di posisi ketiga dengan nilai Rp72,27 miliar. Saham otomotif PT Astra International Tbk (ASII) mengekor di posisi keempat dengan nilai transaksi bersih Rp65,81 miliar.

Di sisi lain, tekanan jual justru dialami oleh sektor perbankan, di mana PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan jual bersih (net sell) terbesar oleh asing. Aksi pelepasan saham tersebut mencapai Rp201,38 miliar yang mengakibatkan koreksi harga saham BMRI sebesar 1,5 persen ke posisi Rp4.600 per lembar.

Penurunan harga saham bank pelat merah tersebut kontras dengan pergerakan indeks secara umum yang tetap bertahan di zona hijau hingga akhir sesi perdagangan. Investor terus memantau pergerakan arus modal asing sebagai salah satu indikator sentimen pasar di tengah tren penguatan indeks domestik.