CEO Indodax William Sutanto menginisiasi penguatan ekosistem industri kripto nasional melalui perluasan jangkauan layanan dan kantor operasional di Bali pada Kamis (23/4/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk menyeimbangkan pertumbuhan pengguna dengan edukasi serta kolaborasi inklusif guna membangun adopsi aset digital yang sehat di Indonesia.
Pembangunan ekosistem yang berkelanjutan menjadi pilar utama dalam pengembangan industri ini, sebagaimana dilansir dari Money. Pihak manajemen menekankan bahwa peningkatan kepercayaan publik harus didukung oleh ruang diskusi dan literasi yang memadai bagi masyarakat luas.
William Sutanto memandang Bali memiliki nilai historis yang mendalam bagi perkembangan aset digital di tanah air. Wilayah ini dinilai sebagai titik awal pergerakan inovasi teknologi blockchain sejak satu dekade lalu.
“Bali bukan sekadar lokasi ekspansi bagi Indodax. Bali adalah tempat cikal bakal lahirnya industri kripto di Indonesia dua belas tahun lalu, sekaligus epicentrum awal pertumbuhan inovasi kripto nasional,” ujar William Sutanto, CEO Indodax.
Perkembangan industri saat ini merupakan hasil dari konsistensi pengembangan komunitas yang dilakukan secara terus-menerus. Penambahan kapasitas kantor di Bali menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menjaga momentum pertumbuhan tersebut agar tetap stabil.
“Dari Bali, ekosistem ini mulai tumbuh, berkembang, dan terus bergerak hingga menjadi sebesar hari ini. Karena itu, peresmian kantor ini bukan hanya soal penambahan kapasitas, tetapi juga wujud komitmen kami untuk melanjutkan sejarah tersebut dan mendorong industri kripto Indonesia tumbuh semakin kuat dan sehat,” lanjut William Sutanto, CEO Indodax.
Bali kini memegang posisi strategis sebagai pusat kreatif dan digital global yang dinamis. Kawasan tersebut rutin menjadi tuan rumah pertemuan internasional bagi pelaku industri, salah satunya melalui agenda tahunan Coinfest Asia yang mempertemukan berbagai talenta serta inovator.
Indodax berupaya memperluas pemahaman masyarakat melalui interaksi langsung, termasuk penyelenggaraan workshop dan diskusi terbuka. Pendekatan ini diambil untuk memastikan transparansi dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam menghadapi dinamika pasar aset digital yang fluktuatif.
“Langkah ini tidak hanya mencerminkan kehadiran fisik, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Indodax dalam menghadirkan layanan yang aman dan terpercaya, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ekosistem digital Indonesia melalui pengembangan teknologi, peningkatan layanan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong industri aset kripto yang tumbuh secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” tegas William Sutanto, CEO Indodax.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·