Moskow (ANTARA) - Pemerintah Jerman memutuskan untuk memperpanjang partisipasi angkatan bersenjatanya, Bundeswehr, dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) hingga 31 Desember 2026, setelah itu tugas operasional misi akan diakhiri.
"Pemerintah Jerman telah memutuskan bahwa angkatan bersenjata Jerman akan berpartisipasi dalam misi UNIFIL di Lebanon untuk terakhir kalinya," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan pada Rabu.
"Hal ini diperlukan untuk menyelesaikan mandat operasional misi tersebut paling lambat 31 Desember 2026," menurut pernyataan itu lebih lanjut.
Keputusan tersebut sedang menunggu persetujuan dari Bundestag atau majelis rendah Jerman.
Mandat tersebut juga mencakup periode penghentian bertahap, di mana Bundeswehr akan memastikan kembalinya pasukannya dan mendukung PBB serta negara-negara anggotanya dalam proses penarikan hingga 30 Juni 2027.
Pemerintah menambahkan bahwa keputusan tersebut dibuat sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang memperpanjang mandat hingga akhir 2026.
Pemerintah Jerman mengklarifikasi bahwa hingga saat itu, pasukan Bundeswehr di Timur Tengah akan melaksanakan tugas-tugas operasional.
Pada akhir Agustus 2025, Dewan Keamanan PBB memperpanjang mandat UNIFIL hingga 31 Desember 2026, setelah itu misi tersebut akan memulai penarikan bertahap selama satu tahun.
Resolusi tersebut juga menginstruksikan sekretaris jenderal untuk mempertimbangkan opsi-opsi untuk implementasi UNSCR 1701 di masa mendatang setelah penarikan UNIFIL, termasuk kemungkinan bentuk bantuan dalam hal pengamanan dan pemantauan Blue Line, perbatasan de facto sekaligus zona aman yang diawasi UNIFIL.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: UNIFIL catat jumlah serangan tertinggi di Lebanon sejak gencatan
Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·