Kebocoran Tangki Kimia di California Paksa Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Sedang Trending 32 menit yang lalu

Ancaman ledakan tangki kimia raksasa di Garden Grove, Orange County, California, Amerika Serikat, memaksa puluhan ribu warga setempat dievakuasi pada Jumat (22/5) waktu setempat. Kebocoran material berbahaya ini memicu kekhawatiran menyebarnya asap beracun ke kawasan padat penduduk.

Insiden yang terjadi di wilayah tenggara Los Angeles ini melibatkan tangki berisi 7.000 galon atau sekitar 26.000 liter metil metakrilat. Senyawa tersebut dikenal sebagai cairan yang mudah menguap serta mudah terbakar untuk pembuatan plastik, seperti dilansir dari Detikcom yang mengutip AFP pada Sabtu (23/5/2026).

Petugas pemadam kebakaran setempat mengonfirmasi bahwa situasi di lapangan sangat mengkhawatirkan. Petugas darurat juga berupaya memasang pembatas guna mencegah tumpahan material kimia masuk ke saluran pembuangan air atau aliran sungai menuju laut.

"Secara harfiah, hanya ada dua pilihan yang tersisa," kata Komandan Insiden pada Departemen Pemadam Kebakaran setempat, Craig Covey.

Kondisi tangki berkapasitas 34.000 galon tersebut terus dipantau secara ketat. Berdasarkan rekaman video dari udara oleh stasiun televisi lokal, volume air dalam jumlah besar terus disemprotkan ke objek terkait untuk menstabilkan suhu.

"Tangki tersebut rusak dan menumpahkan total sekitar 6.000-7.000 galon bahan kimia yang sangat berbahaya ke tempat parkir di area tersebut, atau kedua, tangki tersebut mengalami pelepasan panas berlebih dan meledak, yang juga mempengaruhi tangki-tangki di sainya yang berisi bahan bakar atau bahan kimia," sebut Covey dalam pernyataannya.

Upaya pendinginan yang dilakukan oleh petugas dinilai membuahkan hasil positif. Dalam pernyataan lanjutan pada Jumat (22/5), Covey menegaskan bahwa tindakan tersebut berjalan sukses demi menekan risiko fatalitas.

"Kami mengatur evakuasi ini sebagai persiapan untuk kedua pilihan ini: tangki rusak atau tangki meledak," imbuh Covey dalam pernyataannya.

Hingga kini, penyebab pasti kebocoran yang awalnya teridentifikasi pada Kamis (21/5) tersebut belum diketahui. Otoritas berwenang melaporkan tidak ada korban cedera dalam peristiwa ini.

"Mohon ikuti permintaan dan perintah evakuasi kami," ucap Covey.

Pihak kepolisian setempat mengoordinasikan pengamanan wilayah pemukiman yang ditinggalkan oleh warga. Evakuasi massal ini menjadi prioritas utama guna menghindari dampak paparan zat kimia beracun.

"Secara keseluruhan, ada sekitar 40.000 orang yang terdampak oleh perintah evakuasi tersebut, dengan beberapa ribu di antaranya memilih untuk tetap bertahan di kediaman mereka," kata Kepala Kepolisian Garden Grove, Amir El-Farra.