Kemen PU: Infrastruktur dibangun harus dapat dimanfaatkan masyarakat 

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Bandarlampung (ANTARA) - Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) A Adi Umar Dani menegaskan Kementerian PU menginstruksikan untuk mempercepat proses pekerjaan infrastruktur irigasi di Lampung dengan menambah pekerjanya.

“Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar perbaikan lebih cepat selesai. Harapan kami, paling lambat dua minggu, beberapa sektor sudah selesai dan dapat kembali berfungsi,” kata Umar Dani saat meninjau jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang, di Provinsi Lampung, Minggu.

Dia mengatakan bahwa tinjauan kali ini, pihaknya tidak hanya fokus pada jaringan irigasi gantung, tetapi juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pompa-pompa air yang kinerjanya belum optimal.

“Permasalahannya ternyata bukan hanya pada jaringan, tetapi juga pada pompa air yang sudah dibangun. Nanti akan kami analisis kembali apa saja yang perlu dioptimalkan agar biaya operasional pompa bisa lebih efisien dan manfaatnya bagi petani lebih maksimal,” kata dia.

Baca juga: 1.491 RTLH di Lampung Selatan direnovasi lewat program BSPS

Dia mengatakan bahwa untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi area persawahan, saat ini juga tengah dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer.

"Normalisasi tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Mesuji. Di saluran primer saat ini sedang dilakukan pembersihan, tujuannya agar debit air yang tersedia untuk lahan petani bisa lebih maksimal,” kata dia.

Kementerian PU, ujarnya, berkomitmen untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Baca juga: Mentan alokasikan Rp5 triliun untuk irigasi dan benih hadapi El Nino

Dia mengatakan jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung.

"Kami hadir di sini untuk memastikan perbaikan ini sudah dilaksanakan. Dan saat ini Balai juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” kata dia.

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.