Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memanggil manajemen operator taksi Green SM guna mengklarifikasi insiden kecelakaan yang melibatkan KRL Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Langkah ini bertujuan untuk mendalami prosedur operasional dan standar keselamatan angkutan umum tersebut.
Pemanggilan dilakukan untuk meninjau kepatuhan administrasi serta perizinan armada yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Dilansir dari Medcom, audit menyeluruh akan mencakup aspek teknis dan operasional perusahaan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Kami telah membentuk tim khusus ini untuk mendalami keterlibatan taksi Xanh SM (Green SM). Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga setiap potensi pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan.
Data dari aplikasi Siprajab menunjukkan bahwa armada bernomor polisi B 2864 SBX tersebut merupakan taksi reguler resmi yang beroperasi di wilayah Jabodetabek. Kendaraan ini tercatat memiliki kartu pengawasan yang masih berlaku hingga 28 Oktober 2026 dan sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum yang sah.
Meskipun dokumen administrasi dinyatakan lengkap, otoritas perhubungan tetap akan melakukan peninjauan ulang terhadap implementasi keselamatan di lapangan. Evaluasi ini menjadi bagian dari pengawasan ketat terhadap seluruh operator angkutan umum darat.
"Selanjutnya, kami akan mengaudit kembali elemen-elemen standar manajemen keselamatan yang wajib dipenuhi perusahaan angkutan umum," kata Aan.
Kronologi kejadian bermula saat satu unit mobil tertemper rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang di perlintasan sebidang JPL 85. Tabrakan tersebut mengakibatkan KRL berhenti beroperasi dan dievakuasi sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena mengalami gangguan jadwal reguler.
Insiden berlanjut ketika petugas menghentikan rangkaian KRL lain berkode PLB 5568 di peron Stasiun Bekasi Timur untuk pengamanan jalur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya yang sedang melintas tidak dapat berhenti sempurna sehingga menabrak rangkaian KA PLB 5568 yang tengah berhenti di stasiun tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·