Peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas kembali diselenggarakan pada 20 Mei 2026. Tahun ini, momentum bersejarah tersebut genap memasuki usia ke-118 dengan mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".
Masyarakat biasanya memeriahkan peringatan ini lewat berbagai aktivitas, seperti pelaksanaan upacara, kampanye media sosial, hingga pemasangan twibbon. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital juga telah meluncurkan logo resmi beserta panduan penggunaannya, seperti dilansir dari Detikcom.
Berdasarkan surat Menteri Komunikasi dan Digital Nomor: B-418/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2026, tema yang dipilih menjadi simbol representasi semangat kebangkitan bangsa. Fokus utama diarahkan untuk menghadapi tantangan masa kini sekaligus mempersiapkan masa depan.
Logo Harkitnas ke-118 dirancang khusus untuk menggambarkan semangat kolektif dari seluruh elemen bangsa. Visualisasi tersebut merefleksikan gerakan bersama demi mewujudkan kedaulatan nasional, khususnya pada sektor teknologi informasi digital.
"Logo 118 Tahun Kebangkitan Nasional merefleksikan semangat gotong royong dan optimisme seluruh elemen masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, adil dan sejahtera," demikian bunyi keterangan resmi tersebut.
Identitas utama peringatan ditunjukkan melalui angka 118 yang menggambarkan karakter semangat yang terus tumbuh berkelanjutan. Komposisi warna biru memuat makna kepercayaan, ketangguhan, serta masa depan cerah, sedangkan warna kuning keemasan merepresentasikan energi, harapan, dan kemakmuran.
Logo ini memuat pesan mendalam mengenai komitmen menjaga Garuda Ibu Pertiwi demi melindungi generasi muda. Konsep visual tersebut selaras dengan esensi dari tema utama yang diangkat tahun ini.
Simbol kepala burung elang yang terletak pada bulatan atas angka 8 mengadopsi visual lambang negara, Garuda. Elemen ini mempresentasikan kekuatan, keteguhan, kewibawaan, serta energi besar dalam membangun kedaulatan negara yang tangguh.
Sementara itu, bentuk daun pada bulatan bawah angka 8 bertindak sebagai simbol pangan. Komponen ini membawa makna kehidupan, pertumbuhan, keberlanjutan, dan kesejahteraan sekaligus menegaskan pentingnya ketahanan pangan mandiri.
Masyarakat dapat ikut serta menyemarakkan Hari Kebangkitan Nasional 2026 secara digital. Selain memanfaatkan logo resmi, publik bisa memasang berbagai pilihan twibbon menarik yang tersedia melalui platform Twibbonize.
Peringatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam memupuk kembali rasa persatuan dan kepedulian bersama. Penggunaan identitas visual resmi di jejaring sosial diharapkan mampu memperluas penyebaran semangat kebangkitan nasional kepada masyarakat luas.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·