Pontianak (ANTARA) - Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara meningkatkan kemampuan perang dan kesiapan operasional prajurit melalui latihan terjun payung freefall yang digelar di kawasan Bandara Supadio, Kalimantan Barat.
"Latihan tersebut melibatkan personel Yonko 466 Kopasgat dan Yon Arhanud 15 Pasgat dengan menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma milik Skadron Udara 6 TNI AU," kata Danyon Parako 466 Letkol Pas Adim Dwi Prasanda yang didampingi Danyon Arhanud 15 Pasgat Letkol Pas Erean Hidayat di Sungai Raya, Senin.
Dia menjelaskan, latihan freefall dilakukan saat jeda penerbangan sehingga tidak mengganggu aktivitas lalu lintas udara di Bandara Supadio. Seluruh proses latihan dijalankan dengan tingkat presisi tinggi serta disiplin militer yang ketat.
Baca juga: TNI AU lakukan pemeliharaan berkala pesawat Hercules
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan rutin prajurit berkualifikasi freefall di lingkungan Korpasgat TNI AU guna menjaga kesiapan tempur dan profesionalisme personel.
Melalui latihan itu, prajurit diasah untuk mempertahankan insting tempur, meningkatkan kemampuan pendaratan dalam berbagai kondisi cuaca dan arah angin, serta memastikan kesiapan perlengkapan dan prosedur keselamatan operasi udara.
"Selain itu, latihan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kemampuan infiltrasi udara dan operasi khusus yang menjadi salah satu kemampuan utama pasukan elite TNI AU," tuturnya.
Korpasgat TNI AU menilai kesiapan personel harus terus dipelihara secara berkelanjutan agar mampu menghadapi berbagai tantangan tugas pertahanan udara dan operasi militer di lapangan.
"Atraksi terjun bebas para prajurit di langit Supadio turut menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Aksi itu dinilai mencerminkan kesiapan dan kemampuan tempur prajurit Korpasgat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.
Baca juga: Analis: Kehadiran Rafale bukti hubungan Indonesia dan Prancis harmonis
Baca juga: ASN Komcad jalani latihan simulasi tempur
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·