Tokyo (ANTARA) - Korea Utara dilaporkan telah melakukan uji peluncuran rudal balistik dengan bom tandan pada Minggu (19/4) waktu setempat, dengan disaksikan oleh Pemimpin Korut Kim Jong Un.
Menurut laporan kantor berita Korut, KCNA, Senin, lima rudal balistik taktis Hwasongpho-11 Ra yang diluncurkan dalam tes tersebut berhasil mengenai targetnya yang terletak 136 kilometer jauhnya.
Otoritas Jepang dan Korea Selatan pada Minggu melaporkan adanya sejumlah rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan dari wilayah Sinpo ke Laut Jepang, dengan militer Korsel menyebut rudal-rudal tersebut mungkin diluncurkan dari kapal selam.
"Tujuan dari uji tembak ini adalah untuk memverifikasi karakteristik dan daya hulu ledak bom tandan dan ranjau fragmentasi yang diaplikasikan pada rudal balistik taktis," kata KCNA.
Kim Jong Un dilaporkan puas dengan hasil uji tersebut. Ia mengatakan bahwa pengembangan hulu ledak tandan amat efektif dalam meningkatkan kapabilitas serangan intensif militer Korut, menurut KCNA.
Adapun otoritas Korut pada awal ini menyatakan telah menguji sebuah rudal balistik Hwasongpho-11 Ka yang dipasangkan dengan hulu ledak bom tandan.
Korea Utara bukan merupakan pihak dalam Konvensi Amunisi Tandan (CCM) yang melarang segala bentuk penggunaan, produksi, transfer, dan penyimpanan senjata yang menyebarkan submunisi atau bom-bom kecil di wilayah yang luas.
Sumber: Kyodo
Baca juga: Jepang sebut penumpukan senjata Korut jadi ancaman mendesak
Baca juga: Presiden Korea Selatan sesalkan insiden drone sipil ke Korea Utara
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·