Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur.
"Saya mengucapkan belasungkawa kepada kejadian yang terjadi semalam di Bekasi Timur. Kita doakan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan korban meninggal ditempatkan di sisi Allah SWT," ujar Dudung melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari memastikan bahwa pemerintah telah memberikan atensi penuh terhadap penanganan tragedi ini, bahkan Presiden Prabowo Subianto telah turun langsung untuk menjenguk para korban di RSUD Bekasi, Selasa pagi.
Baca juga: KSP siapkan posko dan layanan aduan masyarakat 24 jam
Ia berharap agar seluruh korban kecelakaan dapat segera mendapat penanganan medis yang optimal. Ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi untuk mencegah insiden berulang.
"Mudah-mudahan cepat tertangani dengan baik dan peristiwa ini bisa diperbaiki di masa yang akan datang dengan sistem yang lebih baik, agar peristiwa serupa tidak akan terulang," katanya menegaskan.
Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung kondisi korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, menyusul insiden tabrakan antara kereta commuter line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Presiden menyampaikan rasa duka cita mendalam dan menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan.
Baca juga: Presiden pastikan korban kecelakaan KA Bekasi dapat santunan
Baca juga: Prabowo siapkan Rp4 triliun perbaiki 1.800 perlintasan kereta di Jawa
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·