Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto berziarah ke makam kakeknya, Raden Mas Margono Djojohadikusumo, beserta neneknya, R.A. Siti Katoemi Wirodihardjo di kompleks pemakaman di Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa sore.
Ziarah ke makam eyang kakung dan eyang putrinya itu dilakukan Prabowo selepas agenda kunjungan kerja meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE di Kalibagor, Selasa siang.
"Ziarah ke makam Eyang Kakung, R.M. Margono Djojohadikusumo, dan Eyang Putri, R.A. Siti Katoemi Djojohadikusumo, di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah," kata Presiden Prabowo dalam unggahan di akun media sosial pribadinya, Selasa.
"Di tempat ini, tersimpan jejak sejarah keluarga, pengabdian, dan perjuangan para leluhur Banyumas. R.M. Margono Djojohadikusumo dikenal sebagai pendiri BNI (Bank Negara Indonesia, red.), tokoh ekonomi nasional, sekaligus kakek saya," ujar Presiden.
Dalam unggahan yang sama, Presiden menjelaskan kompleks makam di Dawuhan, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir R.M. Margono itu, juga makam sejumlah tokoh dan bangsawan Banyumas, di antaranya Tumenggung Yudhanegara II, Tumenggung Dipayuda, Nyai Ajeng Kemasan, serta Raden Ayu Tumenggung, Kartanegara II.
Dalam unggahan yang sama, Presiden Prabowo terlihat menaburkan bunga di pusara makam kakek dan neneknya.
Kedatangan Presiden Prabowo untuk berziarah, sebagaimana dilihat dari unggahan beberapa pengguna media sosial, disambut antusias warga Desa Dawuhan, yang berbaris di sepanjang jalan desa hingga area depan makam.
Presiden Prabowo, dari dalam mobilnya, pun membagikan kaos berwarna putih untuk warga.
Di Banyumas, sejak Selasa siang, Presiden Prabowo meninjau TPST BLE bersama jajaran menterinya, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.
Baca juga: Presiden Prabowo dorong ekonomi sirkular nasional
Baca juga: Presiden nilai TPST BLE Banyumas layak jadi model nasional
Baca juga: Prabowo tinjau pengolahan sampah menjadi genteng di Banyumas
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·