Jakarta (ANTARA) - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) membawa 110 peserta program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) angkatan ke-69 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membangun integritas dan sikap antikorupsi.
Adapun, 110 peserta P4N tersebut terdiri atas calon perwira tinggi di TNI maupun Polri, aparatur sipil negara hingga masyarakat sipil.
"Kami tentu memiliki target dari proses pendidikan ini bukan hanya sekadar memahami tentang situasi geopolitik dan konsensus kebangsaan, melainkan juga mampu mencetak para calon pimpinan nasional yang memiliki integritas dan antikorupsi," ujar Gubernur Lemhannas Tubagus Ace Hasan Syadzily di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, Ace menjelaskan Lemhannas tidak hanya membawa peserta P4N ke Gedung Merah Putih KPK, tetapi juga ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK.
"Tentu ini adalah bagian dari para peserta bisa melihat bagaimana proses kerja para pendekar-pendekar antikorupsi di lembaganya, termasuk juga melihat Rupbasan, barang rampasan-rampasan, dan tadi juga dijelaskan tentang bagaimana proses pendidikan, penyelidikan, dan lain-lain di KPK ini," katanya.
Oleh sebab itu, dia mengatakan Lemhannas berterima kasih kepada KPK atas kolaborasi tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa turut berterima kasih kepada Lemhannas karena dilibatkan dalam program P4N.
Baca juga: KPK serahkan dua unit apartemen rampasan negara kepada Lemhannas
Baca juga: Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu selaraskan pusat-daerah
Baca juga: Ini kata Gubernur Lemhannas terkait Retret Ketua DPRD se-Indonesia
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·