Massa Buruh Demo Kemnaker Tuntut Revisi Aturan Alih Daya

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Ratusan massa buruh dari berbagai elemen mulai memadati Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di Jakarta Selatan pada Kamis (7/5/2026) pagi untuk menuntut revisi aturan pekerjaan alih daya. Aksi unjuk rasa ini ditujukan guna mendorong perubahan Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 dan mempercepat pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, sekitar 100 peserta aksi sudah tiba di lokasi sejak pukul 10.15 WIB, dengan jumlah massa yang terus bertambah. Elemen buruh yang hadir terdiri dari KSPI, Partai Buruh, hingga Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang membawa mobil komando di depan gedung kementerian.

Aksi ini tidak hanya berpusat di Jakarta, namun dilakukan secara serentak di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Semarang, Batam, Medan, Bandung, dan Serang. Selain persoalan regulasi alih daya, para buruh menyuarakan kekhawatiran terhadap ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menghantui sektor industri.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menargetkan sekitar 1.000 buruh akan bergabung dalam aksi di Jakarta ini. Ia memberikan perhatian khusus pada Permenaker 7/2026 yang baru saja diundangkan oleh pemerintah pada 30 April 2026 lalu.

"Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 harus direvisi. Isinya bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 yang dimenangkan oleh Partai Buruh, KSPI, KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), dan FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia)," tegas Said Iqbal dalam keterangan tertulis.

Said menilai regulasi tersebut merupakan respons yang tidak tepat terhadap pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monas. Menurutnya, aturan yang ada saat ini justru menjauh dari solusi bagi masalah buruh di lapangan.

"Selain itu, aturan ini tidak menjawab persoalan faktual yang merugikan buruh," imbuh Said.

Kondisi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Patung Pancoran terpantau ramai lancar meski terdapat konsentrasi massa di depan Kantor Kemnaker. Sejumlah personel kepolisian telah disiagakan untuk mengamankan jalannya demonstrasi dan mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi kejadian.