Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama saat pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur dan penyelenggaraan layanan kereta rel listrik (KRL) pascainsiden kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek.
"Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan," kata Menhub dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, sebagaimana diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.
Ia menekankan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan operasional sehingga seluruh proses dilakukan secara hati-hati tanpa terburu-buru demi menjamin keamanan pengguna jasa transportasi kereta api.
Menurut dia, keselamatan harus menjadi fokus utama dalam setiap proses evaluasi dan pengoperasian kembali layanan KRL di lintas tersebut.
Selain itu, ia meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi seiring dibukanya kembali operasional KRL secara normal di Stasiun Bekasi Timur.
Dia juga menegaskan peristiwa yang melibatkan kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengatakan pelayanan transportasi tidak hanya menitikberatkan pada kenyamanan, tetapi juga harus menjamin keamanan dan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.
Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan KRL lintas Bekasi–Cikarang kembali beroperasi normal melayani penumpang, seiring Stasiun Bekasi Timur yang telah dibuka kembali setelah proses pemulihan pascainsiden Senin (27/4) malam.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan beroperasinya kembali stasiun dan lintasan tersebut menyusul hasil uji coba operasional yang telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.
"Setelah berbagai tahapan uji coba tersebut, perjalanan KRL pada lintas Bekasi–Cikarang telah kembali beroperasi mulai pukul 14.00 WIB," kata Anne dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.
KAI memastikan seluruh tahapan pemulihan layanan dilakukan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
KAI menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan dan pemulihan operasional. Seluruh proses telah melalui pemeriksaan menyeluruh guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta kenyamanan pengguna jasa.
“KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional. Pembukaan kembali layanan di Stasiun Bekasi Timur dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” ujar dia.
Dengan kembali beroperasinya Stasiun Bekasi Timur dan normalnya perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang, diharapkan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar, khususnya bagi pengguna KRL di wilayah Bekasi, Cikarang dan sekitarnya.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·