Menhub Uji Coba KRL Lintas Cikarang&Bekasi Pascakecelakaan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan uji coba operasional KRL lintas Cikarang-Bekasi pada Rabu, 29 April 2026 siang, guna memastikan kesiapan jalur pascakecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur. Dilansir dari Bloombergtechnoz, kegiatan ini menandai pemulihan layanan setelah insiden yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

Dudy meninjau langsung jalur tersebut bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, serta jajaran pejabat terkait. Proses pengujian dimulai pukul 13.42 WIB dengan rute Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang yang memakan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Menteri Perhubungan berharap kejadian sebelumnya menjadi evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan aspek keselamatan transportasi publik di masa mendatang.

"Selesai [uji coba] ini KRL sudah bisa digunakan kembali untuk melayani masyarakat. Semoga dengan apa yg terjadi kemarin, bisa jadi pelajaran untuk berbagai pihak dan masyarakat dan masukan ke kami untuk lebih baik lagi," kata Dudy, Selasa (27/4/2026).

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan lintasan sebidang yang dianggap tidak resmi di sepanjang jalur tersebut. Penertiban akan dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan serupa terulang kembali.

"Kita akan perbaiki dan meminta supaya tidak ada lagi lintasa-lintasan yang tidak seharusnya," tutur Dudy.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menekankan bahwa pemulihan frekuensi perjalanan KRL Cikarang akan dilakukan secara bertahap. Hal ini hanya bisa terlaksana apabila seluruh standar keamanan operasional telah dipastikan terpenuhi tanpa pengecualian.

"Selesai [uji coba] ini KRL sudah bisa digunakan kembali untuk melayani masyarakat. Semoga dengan apa yg terjadi kemarin, bisa jadi pelajaran untuk berbagai pihak dan masyarakat dan masukan ke kami untuk lebih baik lagi," kata Dudy dalam uji coba tersebut, Selasa (27/4/2026).

Pihak manajemen PT KAI menegaskan tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran aturan yang dapat membahayakan nyawa penumpang. Komitmen ini mencakup perlindungan terhadap seluruh pengguna jasa kereta api.

"Kami perlu menegaskan juga bahwa keselamatan adalah prioritas Utama kami. Kami tidak ada toleransi sama sekalipun untuk [yang] melanggar, atau menurunkan tingkat keselamatan dari para pelanggan pengguna jasa dari PT Kereta Api Indonesia. Baik Itu jendernya laki-laki, maupun jendernya perempuan. Tentunya kami terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan," tegas Bobby.