Pemerintah Bangun Tambahan Tangki BBM di Karimun Mulai Mei 2026

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadwalkan dimulainya pembangunan tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) tambahan di Karimun, Kepulauan Riau, pada Mei 2026 mendatang guna memperkuat ketahanan energi nasional. Rencana perluasan fasilitas penyimpanan ini memanfaatkan lahan yang masih tersedia di area penyimpanan internasional di wilayah tersebut.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengonfirmasi keberadaan slot kosong di Karimun yang potensial untuk pengembangan infrastruktur migas. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi Karimun sebagai pusat penyimpanan energi strategis bagi Indonesia.

"Iya di Karimun itu ada. Karimun itu kan penyimpanan internasional di sana, dan di sana itu ada slot yang masih bisa dibangun storage. Jadi slot itu nanti yang kemungkinan akan kita manfaatkan untuk penambahan storage tersebut," ujar Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian ESDM, di Kompleks DPR RI pada Rabu (15/4/2026).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa penambahan pasokan dari fasilitas di Karimun diproyeksikan mampu meningkatkan ketahanan stok operasional BBM nasional sebesar 7 hari. Saat ini, cadangan energi Indonesia berada pada level 21 hingga 25 hari, sehingga tambahan ini akan membawa ketahanan stok menuju target 30 hari.

Pemerintah menargetkan proyek konstruksi fisik untuk tangki minyak mentah baru tersebut dapat dimulai tepat waktu pada bulan depan. Sesuai catatan Kementerian ESDM, tangki eksisting di Karimun saat ini dikelola oleh pihak swasta, PT Oiltanking Karimun, dengan kapasitas mencapai 730.000 kiloliter yang telah beroperasi sejak 2017.

Data BPH Migas menunjukkan total kapasitas penyimpanan BBM nasional saat ini menyentuh angka 9,16 juta kiloliter, dengan PT Pertamina (Persero) menguasai 67 persen atau 6,1 juta kiloliter. Sementara itu, 33 persen sisanya atau sekitar 3,06 juta kiloliter dikelola oleh sektor non-Pertamina di berbagai wilayah strategis.

Daftar Provinsi dengan Kapasitas Penyimpanan BBM TerbesarProvinsiKapasitas Penyimpanan (Kiloliter)
Jawa Timur1,15 juta
Jawa Barat950.000
DKI Jakarta910.000
Kepulauan Riau890.000
Banten770.000

Upaya diversifikasi sumber energi juga terus dilakukan, mengingat impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari mitra mancanegara seperti Nigeria (25 persen), Angola (21 persen), dan Arab Saudi (19 persen). Untuk produk BBM olahan, Indonesia masih mengandalkan pasokan utama dari Singapura dan Malaysia di samping negara mitra lainnya.