Chandra Daya Investasi Bagikan Dividen Perdana Rp5,56 Per Saham

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), emiten infrastruktur milik grup Prajogo Pangestu, memutuskan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5,563434 per saham pada Rabu, 13 Mei 2026. Langkah korporasi ini merupakan distribusi laba perdana sejak perseroan melantai di bursa pada Juli 2025.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 8 Mei 2026. Alokasi total dividen tunai mencapai US$40 juta, yang bersumber dari perolehan laba bersih perseroan sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari portal7.co.id, CDIA membukukan lonjakan laba bersih sebesar 285,24 persen menjadi US$121,05 juta atau setara Rp2,02 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 44,77 persen menjadi US$148,03 juta.

Corporate Secretary CDIA, Merly, mengonfirmasi rincian nominal dan jadwal distribusi keuntungan tersebut kepada investor. Ia menjelaskan bahwa dana yang dibagikan telah disesuaikan dengan perhitungan kurs dan regulasi bursa.

"Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar US$40.000.000 atau setara Rp5,56 per saham," ungkap Merly, Corporate Secretary CDIA.

Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 20 Mei 2026, diikuti periode ex dividen pada 21 Mei 2026. Sementara itu, tanggal pencatatan daftar pemegang saham (recording date) jatuh pada 22 Mei 2026.

"Tanggal pembayaran dividen tunai CDIA dijadwalkan pada 9 Juni 2026," tambah Merly, Corporate Secretary CDIA.

Dilansir dari kabarbursa.com, harga saham CDIA tercatat berada di level Rp1.060 pada penutupan perdagangan terakhir, sehingga potensi yield dividen berada di kisaran 0,52 persen. Nilai saham emiten ini telah melonjak lebih dari lima kali lipat sejak IPO di harga Rp190 per saham.

Manajemen memastikan mekanisme pembayaran akan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan pemindahbukuan langsung untuk pemegang saham warkat. Selain dividen, RUPST tersebut juga menyetujui perubahan susunan pengurus dan penyesuaian kegiatan usaha sesuai KBLI 2025.