Pemkab Pidie dan BKM Masjid Jamiq Belawan Gelar Lomba Gema Takbir

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Panitia Hari Besar Islam dan BKM Masjid Jamiq Belawan menggelar perlombaan Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah secara terpisah demi menyambut Hari Raya Kurban pada Mei 2026.

Dilansir dari sinarpidie.co, Pemkab Pidie mengadakan perlombaan dengan total hadiah sebesar Rp85 juta yang diikuti oleh 21 grup takbir dari 19 kecamatan.

Ketua PHBI Kabupaten Pidie yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Pidie, Fazli mengonfirmasi bahwa puluhan grup tersebut telah terdaftar sejak pendaftaran dibuka pada 8 Mei hingga 22 Mei 2026.

"21 grup tersebut tersebar di 19 kecamatan di Pidie," kata Fazli, Jumat, 22 Mei 2026.

Rute perlombaan dipusatkan mulai dari Masjid Agung Al-Falah Sigli, menuju Pendopo Wakil Bupati Pidie, berputar ke Simpang Losmen Riza, lalu melewati Jalan Prof A Majid Ibrahim ke arah Beureunuen.

"Titik putar kembali ke Kota Sigli di depan Polsek Mutiara Timur dan finish kembali di halaman Masjid Agung Al-Falah," kata dia.

Ketentuan lomba mewajibkan penggunaan kendaraan pikap minimal roda empat dan maksimal roda enam dengan tinggi dekorasi maksimal 3,5 meter, serta jumlah peserta minimal enam orang bermutilasi KTP setempat.

Panitia menurunkan 14 orang juri untuk menilai aspek tajwid, fashahah, irama, suara, dekorasi, kreativitas, hingga keseragaman peserta selama pawai berlangsung.

"Ada 14 orang yang akan menjadi juri. Yang dinilai adalah tajwid, dekorai, dan kekompakan. Juri juga akan mengikuti pawai takbir untuk menilai kekompakan dan keseragaman peserta,” ujarnya.

Sementara itu, dilaporkan oleh inimedanbung.com, BKM Masjid Jamiq Belawan juga menyelenggarakan Festival Beduk Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah khusus bagi warga Medan Utara dan Belawan dengan total hadiah Rp50 juta.

Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan PJKA, Jalan Stasiun Kelurahan Belawan II, mulai tanggal 26 Mei hingga 27 Mei 2026 malam selepas ibadah salat Isya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Jhohan Arifin SH selaku Ketua Panitia dan Abah Salman SH sebagai Sekretaris, di bawah penasihat Datok H. Irfan Hamidi dan H. Mhd Yusup Ghofur.

Setiap tim beranggotakan delapan orang tanpa batasan usia, diwajibkan mengenakan busana melayu, sementara seluruh peralatan tabuh telah disediakan oleh pihak panitia penyelenggara.